batampos.co.id – Untuk mendukung pelestarian lingkungan, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan aksi gerakan hari sejuta pohon sedunia yang diperingati pada bulan Januari setiap tahunnya.

Kepala Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Eko Desi mengatakan hal itu sebagai upaya mewujudkan dan tercipta hutan-hutan yang menghijau.

“Dengan menanam pohon berarti kita sudah menanam kebaikan, cara penghijauan sebagai wujud prilaku peduli lingkungan.” ucapnya, Jumat (15/01/2021).


Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas melaksanakan aksi gerakan hari sejuta pohon di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, Jumat ( 15/01/2021). (Foto: Dinas PLH untuk batampos.co.id)

Kata dia, harapan kedepan dengan kegiatan penanaman pohon ini menjadi kegiatan rutin dalam rangka mencegah longsor serta sebagai pelestarian lingkungan hidup.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran, Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas, Risda Yani, mengatakan dengan menanam pohon juga diharapkan kepada masyarakat dapat berpartisipasi melakukannya secara mandiri.

“Sebab menanam pohon di halaman rumah masing-masing juga dapat memberikan dampak yang positif dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” sebutnya.

Dengan adanya pohon-pohon ini, tanah akan semakin kuat dan ancaman abrasi bisa dicegah. Apalagi kondisi wilayah geografis di Anambas berbukit sehingga rawan tanah longsor.

Lanjut dia lagi mengutarakan, dalam kegiatan pelestarian lingkungan dengan menamam pohon di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan, ini ada sebanyak 40 pohon ditanam.

“Namun kita juga titipkan sejumlah bibit yang baik untuk diteruskan kepada masyarakat, lokasi menanam pohon selalu berpindah-pindah, kebutuhan itu disesuaikan menurut survei dan koordinasi,” kata Risda.

Risda Yani menambahkan, biasanya dalam satu tahun itu bisa tiga sampai empat kali menanam pohon bersama OPD tekait, Forum Anambas Sehat dan komunitas pencinta alam di Kabupaten Kepulauan Anambas. (fai)