batampos.co.id – Pemko Batam berencana membangun bundara di Simpang Barelang untuk mengurai kemacetan di lokasi tersebut.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, rencana pembangunan tersebut sudah dirancang sejak dua tahun lalu.

“(Rencana penataan) sudah dua tahun lalu sebetulnya. Tapi karena Covid-19 tidak jadi. Intinya kami tidak ingin ada kemacetan di simpang ini, makanya akan kami tata,” ujarnya, Senin (18/1/2021).


Wali Kota menjelaskan, ada sejumlah fokus penataan Simpang Barelang yang akan dilakukan pihaknya. Di antaranya:

  1. Penyesuaian elevasi (kemiringan) jalan
  2. Membangun bundaran
  3. Pelebaran setiap sisi simpang.

Ia menjelaskan, di tengah bundaran tersebut nantinya akan dilengkapi dengan air mancur.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) saat meninjau ruas jalan di Simpang barelang. Foto: Pemko Batam untukbatampos.co.id

Namun lanjutnya, sebelum penataan dilakukan, ia meminta Camat setempat, Satpol PP Pemko Batam dan Ditpam BP Batam untuk duduk bersama para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di ROW jalan Simpang Barelang.

“Karena akan ditata simpangnya, tak boleh ada yang jualan. Anggaran sudah mau lelang, makanya tim berkomunikasi dengan pedagang, supaya mereka mau pindah,” imbuhnya.

Kata dia, selain Simpang Barelang, tahun ini pihaknya juga akan menata persimpangan lainnya yang berada di wilayah Sagulung Batu Aji.

Yakni Simpang Basecamp. Ruas jalan yang menghubungkan Sekupang, Batu Aji dan Sagulung itu juga akan dibangun bundaran yang dilengkapi air mancur.

“Simpang Basecamp juga akan dibuatkan bundaran,” terang Rudi.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM SDA), Yumasnur, mengatakan, penataan simpang akan dilakukan bertahap.

Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan OPD terkait penertiban, sebelum penataan dilakukan.

“Setiap sisi simpang akan dibangun jalan hingga lima lajur, satu lajur sekitar 3,5 meter,” katanya.(*/esa)