batampos.co.id – Total jumlah Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Batam yang aktif per Januari 2021 adalah 263.731 orang.
Sedangkan untuk peserta yang tidak aktif, tercatat 137.248 orang. Untuk peserta mandiri aktif, sebanyak 73,42 persen
(193.641) berada di kelas 3 yakni dengan iuran bulanan
Rp 35 ribu, kemudian kelas 2 yakni 16,6 persen (43,940)
dengan iuran per bulan Rp 100 ribu, dan kelas 1 hanya 9,92 persen (26.150) dengan iuran per bulan Rp 150 ribu.
Kabid SDM dan Humas BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan Racmadi, menjelaskan, sekitar 35 persen peserta mandiri cabang Batam berstatus tidak aktif.
Jumlah peserta tidak aktif meningkat selama masa pandemi Covid-19.
”Cukup banyak peserta mandiri tidak aktif. Beberapa di antaranya itu yang dulunya dari perusahaan, kemudian kena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dan lanjut ja di peserta mandiri,” kata Irfan seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Senin (18/1/2021).

Dikatakannya, BPJS Kesehatan sudah memberi kelonggaran pembayaran tunggakan iuran dengan program relaksasi. Program tersebut berakhir pada 25 Desember 2020 lalu, dengan masa cicilan hingga 31 Desember 2021.
”Yang tidak bayar akan langsung tidak aktif. Kami sudah memberi keringanan di tahun kemarin dengan program relaksasi,” imbuh Irfan.
Menurut Irfan, pada tahun ini, program relaksasi itu sudah berakhir.
Artinya, peserta yang menunggak iuran wajib membayar langsung seluruh tungga kan dengan maksimal pembayaran 24 kali iuran, agar bisa aktif kembali.
Sedangkan jika terdaftar dalam relaksasi cicilan pembayaran, bisa hingga akhir Desember tahun ini.
”Untuk bisa aktif, peserta nonaktif wajib membayar lunas semua tunggakan maksimal 24 kali pembayaran,” terang Irfan.
Meski begitu, ia berharap program itu akan kembali ada. Sebab, dengan program relaksasi, banyak peserta nonaktif sebelumnya, kembali aktif.
”Pendaftaran sangat banyak, program relaksasi sepertinya sangat diminati. Mudah-mudahan jadi pertimbangan pusat membuka lagi program ini,” harap Irfan.(jpg)
