Senin, 4 Mei 2026

Warga Batam! Waspada Angin Kencang dan Gelombang Tinggi

Berita Terkait

batampos.co.id – Masyarakat Batam diminta waspada terhadap angin kencang dan ge lombang tinggi. Stasiun Meteorologi Hang Nadim mencatat sepanjang Senin (18/1) angin berhembus dengan kecepatan kurang lebih 20 knot atau sekitar 37 kilometer per jam.

Angin ini dapat menyebabkan gelombang tinggi di laut, tapi di darat juga bisa mengakibatkan pohon tumbang. ”Tetap selalu waspada terhadap angin kencang dan gelombang tinggi,” kata Fauzan Lathif, Forecaster Stasiun Meteorologi Hang Nadim, Senin (18/1).

Cuaca diselimuti awan mendung menyelimuti kawasan Batamcenter dan sekitaranya.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Angin kencang ini, kata Fauzan, akibat perbedaan tekanan udara. Dia menyebutkan, di utara Batam tekanan udaranya cukup tinggi, sedangkan di selatan rendah. Sehingga menyebabkan angin bertiup dari utara ke selatan. ”Kondisi ini berlangsung hingga tiga hari ke depan,” sebutnya.

Ia mengatakan, sejauh ini kondisi perairan di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan masih aman. Tapi warga di perairan Lingga diminta berhati-hati akan gelombang tinggi. ”Paling tinggi itu di Anambas dan Natuna,” ungkapnya.

Potensi hujan di Batam diperkirakan akan terus turun hingga akhir bulan. Namun, dapat meningkat apabila ada siklon berada dekat Kepulauan Riau.

Hari ini, Selasa (18/1), diperkirakan cuaca berawan, tapi memiliki potensi hujan yang kurang. Hal ini diakibatkan divergensi massa udara pada lapisan atas. Prakiraan kelembaban udara yang cenderung rendah, serta angin yang bertiup cukup kencang, sehingga menjadikan pertumbuhan awan-awan hujan kurang signifikan.

Sementara itu, Kasat Polair Polresta Barelang, AKP Syaiful Badawi, mengimbau masyarakat Batam untuk menunda aktivitas di laut. Sebab, saat ini angin kencang dan dinilai dapat membahayakan nyawa pelaut. ”Perhatikan cuaca. Untuk kondisi sekarang, angin kencang, gelombang tinggi, sebaiknya tunda dulu melaut,” ujar Badawi, kemarin siang.

Badawi menjelaskan, dalam kondisi ini, pihaknya sudah melakukan imbauan di sejumlah pelabuhan yang digunakan para pemancing. Ia meminta untuk selalu menggunakan pelampung atau life jacket.

Khusus kapal, lanjut Badawi, ia meminta nakhoda untuk terus berkoordinasi dengan pihak terkait. ”Intinya selalu waspada. Hal ini untuk melindungi keselamatan saat terjadinya laka laut,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mumin Maulana. Ia juga mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap cuaca perairan yang tidak menentu. ”Imbauan ini dikhususkan untuk masyarakat yang memanfaatkan angkutan penyeberangan dan yang melakukan usaha di lautan,” ujarnya.

Mumin menjelaskan, cuaca tidak menentu tersebut akan berlangsung sepanjang bulan Januari. Dimana cuaca diperkirakan angin kencang, hujan lebat, hingga gelombang laut yang tinggi.

”Peran semua pihak kepada masyarakat untuk ikut andil, karena keselamatan itu tanggung jawab semua warga negara. Karena kalau bicara soal keselamatan jiwa itu sudah masalah kamanusiaan,” tutupnya. (*/jpg)

Update