batampos.co.id – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Barelang menetapkan AP, oknum dokter Puskesmas di Sagulung sebagai tersangka.

Pria 41 tahun ini terbukti melakukan pelecehan terhadap EU, siswi SMK yang magang di puskesmas tersebut.

Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP Juwita Oktaviani, mengatakan, penetapan tersangka AP berdasarkan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pelaku, korban, dan saksi.


”Dari pemeriksaan saksi, juga melihat korban depresi setelah kejadian itu, dan pelaku sudah mengakui perbuatannya,” ujar Juwita, Selasa (19/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Juwita menjelaskan, pelecehan seksual terhadap remaja 17 tahun itu, terjadi pada Senin (17/2/2020) lalu di Ruangan Poli
Puskesmas atau tepatnya di ruangan AP.

Dari pengakuan EU, ia sempat disentuh oknum dokter tersebut di bagian tangan, payudara, hingga area vital.

”Dokter ini masih aktif bekerja, dan korban saat itu magang,” kata Juwita.

Ia menyebut, penyelidikan kasus tersebut sempat terhambat. Sebab, beberapa penyidik Unit PPA, terinfeksi Covid-19.

”Kendalanya juga pada hasil psikologi korban dan butuh proses,” ungkapnya.

Dari pengakuan AP, ia melakukan pelecehan tersebut karena khilaf.

”Saya cuma sentuh tangannya, dan pas berdiri tercium jilbabnya,”
katanya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 294 ayat 2 tentang
Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang melakukan pencabulan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(jpg)