batampos.co.id – Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, akan mengintegrasikan perencanaan pembangunan di Kota Batam lebih terarah.

“Kalau mau maju, itu yang harus dilakukan. Kalau tidak, pembangunannya sepotong-sepotong,” ujar Rudi saat membuka Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2022, Rabu (20/1/2021).

Menurutnya, kesempatan mengintegrasikan pembangunan di Batam ini harus disadari semua pihak.


Ia optimistis dengan dukungan semua pihak, Batam akan menjadi kota hebat.

“Semua bertujuan membangun Batam, mana yang tugasnya BP Batam dan mana yang tugasnya Pemko Batam harus dikerjakan dan diintegrasikan dalam perencanaan sehingga pembangunan Batam dalam satu kesatuan,” ujarnya.

Kata dia, integrasi dua instansi tersebut sudah mulai terlihat. Bahkan, beberapa pembangunan sudah dimulai dengan kolaborasi apik antara Pemko dan BP Batam.

“Penyatuan perencanaan pembangunan tersebut juga dipadukan dengan perencanaan yang ada di Pemprov Kepri,” kata dia.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (tengah) saat meninjau ruas jalan di Simpang Barelang. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Ia menekankan, baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pejabat di BP Batam untuk bersama membahas perencanaan pembangunan Batam.

Bahkan, dalam waktu dekat, Rudi akan membahas semua rencana pembangunan tersebut dengan pejabat Pemko dan BP Batam.

“Tak boleh lagi sendiri-sendiri. Kita tidak mau ada proyek pembangunan yang berhenti di jalan dan kita bertekad membangkitkan ekonomi Batam,” kata Rudi.

Sementara itu, untuk menyusun RKPD 2022, Rudi berpesan agar memprioritaskan pembangunan Batam sesuai visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih.

Ia menegaskan, RKPD 2022 harus melibatkan semua pihak agar dapat ditentukan skala prioritas yang harus dijalankan.

“Bawa DPRD dalam membahas RKPD supaya Pokok Pikiran DPRD bisa terakomodir,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan ( Bapelitbang) Kota Batam, Wan Darussalam, mengatakan, penetapan RKPD 2020 melalui beberapa tahapan.

Saat ini masih tahap soslialisasi dan akan digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) hingga penetapan pada 15 Juni 2021.

“Untuk Pokok Pikiran, kami mengimbau jadwalnya menyesuaikan jadwal RKPD sehingga bisa terakomodir,” kata dia.

Di lokasi sama, Ketua DPRD Batam, Nuryanto, meminta dalam penetapan RKPD nantinya harus mempertimbangkan kondisi pandemi Covid-19.

“Belum ada tanda-tanda pandemi akan berakhir, sehingga penting untuk pemulihan ekonomi bagi masyarakat yang terdampak,” katanya.(jpg)