batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri mengamankan Rahadi Saputra, 22, terduga kasus pencabulan anak di bawah umur, Selasa (19/1) lalu, di Kawasan Botania I, Batam Center. Pelaku diduga telah mencabuli lebih 10 orang anak di bawah umur sejak 2018.

Tidak hanya itu, dua korbannya ada yang hamil 4 dan 5 bulan. Modus Rahadi cukup simpel. Korbannya merupakan anak-anak yang mau difoto seperti model. Setelah sesi foto biasa, Rahadi membujuk untuk melakukan pemotretan dengan gaya seksi. Setelah itu berlanjut buka-bukaan, dan menyetubuhi para korbannya.

”Anak-anak ini dipaksa secara psikis,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Arie Dharmanto, Rabu (20/1).


Anak-anak ini menggunakan foto untuk dipajang di media sosialnya, seperti Instagram, status WhatsApp, dan Facebook. Tapi, pelaku memanfaatkan keinginan anak-anak demi memuaskan nafsunya. Arie mengatakan, perbuatan pelaku ini sudah cukup lama dan korbannya juga sangat banyak.

Namun kepada penyidik, Rahadi hanya mengingat 10 nama saja, termasuk dua orang pelapor. ”Saking banyaknya, lupa dia,” kata Arie.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan korban ke Polda Kepri pada Senin (18/1) lalu. Kemudian polisi menindaklanjuti dan berhasil menangkap Rahadi, Selasa (19/1), di kawasan Botania I.

Untuk menangkapnya, pelaku dipancing untuk melakukan pemotretan. Seorang polwan menyamar ingin difoto oleh pelaku. Setelah bertemu dan dipastikan Rahadi sebagai pelakunya, polisi datang menangkapnya. ”Dua orang melapor itu Ts dan Ar. Mereka diiming-imingi menjadi foto model,” tuturnya.(*/jpg)