batampos.co.id – Pemko Batam menyiapkan anggaran Rp 75 miliar untuk pengadaan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19 tahun ini. Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menargetkan pendistribusian sembako tersebut dilakukan Februari mendatang.

”Sudah saya minta kepada dinas terkait, dalam hal ini Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) untuk menggesa dan mulai melakukan tender,” kata Amsakar kepada Harian Batam Pos, Rabu (20/1).

Amsakar menginstruksikan dinas terkait untuk menyiapkan proses tender, pengadaan, hingga pendistribusian, harus rus sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.


”Saya berkali-kali mengingatkan agar semua proses ini diperhatikan dengan baik. Karena ini sembako untuk membantu masyarakat. Jangan sampai ada hal yang melanggar aturan,” sebutnya.

Transparansi pengadaan hingga data penerima, harus sesuai antara nama dengan alamat penerima. Hal ini agar bisa dipertanggungjawabkan. Pelaksanaan bansos ini juga dipantau dan diawasi oleh pihak terkait.

Pihaknya juga mendapat pendampingan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), mulai dari awal sembako ini digulirkan. ”Kami sangat serius soal sembako ini. Saya juga sampaikan kepada masyarakat bahwa Pemko serius dan akan menggulirkan kembali bantuan sembako,” terangnya.

Amsakar mengakui, sejak pandemi Covid-19, terjadi penambahan orang miskin akibat kehilangan pekerjaan. Hal ini juga menjadi perhatian pemerintah.

”Perlu kita bahas tingkat kedalaman kemiskinan ini. Sesuai dengan yang dipaparkan BPS (Badan Pusat Statistik) terkait angka kemiskinan ini. Jadi, ini yang juga akan didata nanti untuk penerima bantuan sembako,” ujarnya. (*/jpg)