batampos.co.id – Direktorat Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan (BP) Batam, mensosialisasi layanan Land Management System (LMS) Online melalui webinar, pada Kamis (21/1/2021) kepada Ikatan Pejabat Akta Tanah (IPPAT) Batam dan Pengurus/Anggota DPD REI Khusus Batam.

Dalam kesempatan tersebut, juga disimulasikan penggunaan layanan LMS Online pada laman https://lms.bpbatam.go.id/.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pengelolaan Lahan, yang diwakili oleh Kasubdit Pelayanan dan Informasi Lahan, Yarmanis, didampingi oleh Kepala Seksi Pelayanan Informasi Lahan, Linda Anggraini, dan Kepala Seksi Teknologi Data Lahan, Danang Febrian.


Kasubdit Pelayanan dan Informasi Lahan, Yarmanis, dalam pemaparannya, mengatakan, pengembangan aplikasi ini menindaklanjuti arahan Pimpinan untuk mempermudah dan menyederhanakan pelayanan lahan. LMS Online versi 2 penggunaannya lebih mudah.

Direktorat Pengelolaan Lahan Badan Pengusahaan (BP) Batam, mensosialisasi LMS online versi 2 melalui webinar, pada Kamis (21/1/2021) kepada Ikatan Pejabat Akta Tanah (IPPAT) Batam dan Pengurus/Anggota DPD REI Khusus Batam. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

“Kami mencoba melakukan perbaikan dan penyederhanaan aplikasi ini, semua dilakukan agar pelayanan lahan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Menurutnya, dari tahun lalu, pihaknya melakukan evaluasi berdasarkan masukan dari beberapa para pengguna.

Pihaknya langsung melakukan perbaikan dan pengembangan. Kata dia, LMS Online versi 2, sejak 1 Januari 2021, dari data yang masuk, terpantau lancar.

“Sebelumnya kita juga sudah melakukan sosialisasi mengenai LMS sebanyak 11 kali melalui webinar,” kata Yarmanis.

Adapun yang menjadi konsentrasi di LMS Online versi 2 ini, adalah mengurangi pengisian atribut informasi yang terlalu banyak oleh pengguna, agar mengantisipasi kesalahan pada penginputan data.

“Semua prosedur, video singkat, dan tutorial sudah kami sediakan di https://lms.bpbatam.go.id/ agar memudahkan pengguna untuk mengoperasikan layanan LMS ini. Mulai dari mendaftar akun, melakukan konfirmasi dokumen dan lainnya. Dari input pertama sampai selesai untuk mencetak dokumen sudah bisa dilakukan di LMS ini,” tambah Yarmanis.

Kepala Seksi Teknologi dan Data Lahan, Danang Febrian, menjelaskan, fungsi fitur-fitur yang baru di dalam LMS Online versi 2.

“Kita lebih melengkapi fitur-fitur yang ada dari sebelumnya. Kita kembangkan menjadi sebuah portal yang berisi informasi, layanan, panduan, helpdesk, pengumuman, tracking dokumen, serta fitur live chat dengan admin LMS Online yang standby pada jam kerja dan hari kerja,” kata Danang.

“Pemohon juga dapat memonitor langsung sampai di mana proses dokumen yang diajukan dengan membuka menu tracking pada aplikasi ini,”ujarnya lagi.(*/esa)