batampos.co.id – Hasil sensus penduduk 2020 untuk Kepri telah keluar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), penduduk Kepri berjumlah 2,064 juta jiwa.

Dan, dalam kurun waktu 10 tahun, jumlah penduduk Kepri mengalami penambahan sekitar 385 ribu jiwa.

Laju pertumbuhan penduduk Kepri sebesar 2,02 persen per tahun. Lebih tinggi dari nasional yang hanya 1,25 persen per tahun.


Dari 2,064 juta penduduk Kepri, sebesar 82,38 persen atau sekitar 1,70 juta jiwa penduduk berdomisili sesuai kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

“Sementara sebesar 17,62 persen atau sekitar 0,36 juta penduduk lainnya berdomisili tidak sesuai KK dan KTP,” kata Kepala BPS Batam, Rahmad Iswanto, Jumat (22/1/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

”Ini indikasi banyaknya penduduk yang bermigrasi ke Kepri,” ujar Rahmad lagi.

Jika dilihat dari struktur penduduk Kepri, ternyata didominasi generasi milenial yang lahir 1981-1996.

Ilustrasi. Dua orang pelajar sedang membaca buku koleksi perpustakaan BP Batam. BP Batam akan melakukan digitalisasi buku untuk menyasar pembaca milenial. Foto: Humas BP Batam untuk batampos.co.id

Perkiraan usia sekarang 24-39 tahun dengan persentase 29,61 persen. Lalu generasi Z yang lahir tahun 1997-2012 dengan perkiraan usia sekarang 8-23 tahun mencapai 27,94 persen.

Kemudian, Generasi X yang la hir tahun 1965-1980 yang diperkirakan usianya sekarang 40-55 tahun sebanyak 22,22
persen.

Generasi tua (baby boomer) yang lahir dari 1946-1964 yang
kini berusia 56-74 tahun ada 7 persen.

Kemudian generasi lansia (pre-boomer) yang lahir sebelum 1945 yang usianya di atas 75 tahun mencapai 0,81 persen.

Dengan luas daratan Kepri 8,2 ribu kilometer persegi, maka kepadatan penduduk sebanyak 252 jiwa per kilometer persegi.

Angka ini meningkat dari hasil sensus penduduk 2010 yang mencatat kepadatan penduduk Provisni Kepri sebanyak 205
jiwa per kilometer persegi.

Sebaran penduduk Kepri masih terkonsentrasi di Batam. Meskipun luas geografis sebesar 11,71 persen wilayah Kepri, namun Kota Batam dihuni 1,196 juta penduduk atau 57,95 persen penduduk Kepri.

Sebaran penduduk terbesar kedua terdapat di Kabupaten Karimun dengan jumlah penduduk 0,25 juta orang, yaitu sebesar 12,28 persen.

Total penduduk Batam berdasarkan KTP yakni 1.196.396 jiwa, terdiri dari 586.997 perempuan dan 603.399 laki-laki.

Lalu apa manfaat dengan dominannya generasi milenial dan generasi Z yang masuk usia produktif? Rahmad mengatakan, hal itu menjadi bonus demografi yang bisa dimanfaatkan pemerintah
daerah untuk merumuskan kebijakan pembangunan.

”Generasi milenial dan generasi Z ini termasuk dalam usia produktif. Ini bisa dimanfaatkan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kepri,” ujar Rahmad.

Jika merujuk Undang-Undang (UU) Administrasi Kependudukan (Aminduk), data populasi Indonesia 2020 ini dapat digunakan sebagai basis data bagi perencanaan pembangunan, dan alokasi
anggaran.

Bisa juga untuk pembangunan demokrasi, penegakan hukum, hingga pencegahan kriminal.(jpg)