batampos.co.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Batam mencatat, sepanjang tahun 2020, ada 32.817 orang yang mengajukan permohonan surat keterangan pindah keluar Batam.

Sementara, yang mengajukan surat permohonan pindah datang ke Batam mencapai 27.219 orang.

”Yang mengajukan pindah keluar lebih tinggi dari pindah masuk ke Batam,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Batam, Heryanto, kepada Harian Batam Pos.


Mutasi penduduk dihitung secara keseluruhan pengajuan. Sementara, bila melihat jumlah warga yang pindah, kemungkinan lebih banyak dibanding jumlah warga yang mengajukan surat pindah tersebut.

Warga Kota Batam mengatre untuk mendapatkan pelayanan adminstrasi kependudukan di kantor Dinas Kependudukan Kota Batam. Foto: Dhiyanto/batampos.co.id

”Itu karena, satu permohonan surat pindah tak mesti satu orang. Ada juga satu surat permohonan yang isinya lima orang, karena dalam keluarga ada lima orang. Jumlah yang pindah lebih banyak dari pemohon,” ucapnya.

Sementara itu, lanjut Heryanto, jumlah penduduk Kota Batam berdasarkan Data Konsolidasi Bersih (DKB) sepanjang tahun 2020 berjumlah 1.121.875 orang.

Angka ini berdasarkan data yang diterbitkan kementerian per tanggal 31 Juni 2020.

Sepanjang Tahun 2020, Disdukcapil Batam juga sudah mengeluarkan 35.365 buah akta kelahiran.

Sementara, akta kematian yang dikeluarkan sebanyak 2.670.

”Angka ini berdasarkan jumlah masyarakat yang mengurus akta lahir dan akta kematian ke Disdukcapil Kota Batam,” pungkasnya.(jpg)