batampos.co.id – Pemko Batam menargetkan pendapatan asli daerah yang bersumber dari retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan 2021, naik sebesar Rp 8 miliar dari target sebelumnya yang sebesar Rp 32 miliar.

”Naiknya cukup signifikan, tahun 2021 ini ditargetkan sebesar Rp 40 miliar,” ujar Kepala Bidang Persampahan, Dinas Lingkungan Hidup Batam, Faisal Novrieco, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Menurut Faisal, naiknya target retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan ini tak lepas dari capaian target tahun lalu.


Dimana, pada 2020, DLH menargetkan sebesar Rp 32 miliar dengan realisasi 106,09 persen atau terealisasi sebesar Rp 34 miliar.

Ilustrasi. Pemko Batam menargetkan pendapatan asli daerah yang bersumber dari retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan 2021 naik menjadi Rp 40 miliar dari Rp 32 miliar pada tahun 2020 lalu. Foto; Dalil Harahap/Batam Pos

”Ini alasan kita menaikkan target. Diharapkan, capaian positif tahun-tahun lalu juga tercapai di tahun 2021 ini,” harapnya.

Naiknya target retribusi sampah juga dibarengi dengan peningkatan pelayanan sampah.

Ke depan, pihaknya akan terus menekan keluhan dan meningkatkan pengangkutan sampah di sumber.

Guna meningkatkan pendapatan, pihaknya saat ini menambah petugas retribusi sebanyak 20 orang.

Bahkan, pihaknya saat ini mendapatkan bantuan 11 unit armada pengangkut sampah, dari hibah dana pariwisata.

Armada ini rencananya akan ditempatkan dan beroperasi untuk persoalan sampah di tempat-tenpat wisata.

Ia menyebutkan, bantuan berupa empat unit dump truck, lima pikap, satu unit becak motor, dan satu unit ekskavator.

Bantuan ini akan menambah jumlah angkutan atau armada yang sudah ada saat ini.

”Kita harapkan dengan tambahan ini, semakin meningkatkan pelayanan kita pada masyarakat, sehingga ke depan pelayanan semakin bagus, masyarakat puas dan akan berdampak pada kepatuhan terhadap pembayaran retribusi sampah,” ungkapnya.(jpg)