Kamis, 7 Mei 2026

Disnaker Batam Laksanakan Seleksi Pelatihan Kerja

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak 935 warga Batam mengikuti seleksi pelatihan kerja yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam di SMPN 3 Batam, Senin (1/2). Ini merupakan hari ketiga seleksi pelatihan tenaga kerja yang diikuti lebih dari 2.813 orang pencari kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan, pendaftaran pelatihan kerja sudah dibuka secara online sejak 22 Desember hingga 29 Desember 2021 lalu. Total, sebanyak 2.813 pencari kerja yang mendaftar pelatihan.

”Pada hari ketiga ini diikuti oleh 935 orang dari tujuh pelatihan keterampilan yang kita siapkan” katanya, Senin (1/2).

Pendaftaran pelatihan kerja dibuka online. Pelamar bisa langsung mengunjungi laman resmi, http://simlattas.com atau http://disnaker.batam.go.id. Website menyajikan jenis pelatihan, baik untuk pencari kerja maupun peningkatan keahlian atau sertifikasi bagi tenaga kerja.

Adapun untuk persyaratan, pelamar wajib mengunggah data melalui website yang disediakan. Untuk pencari kerja, wajib melampirkan kartu identitas diri, AK1, foto, ijazah, dan mengisi formulir pendaftaran.

”Dan bagi peserta untuk pelatihan dasar akan mengikuti seleksi tanggal 30 Januari-1 Februari di SMPN 3 Batam Ini,” tambahnya, kemarin.

Rudi mengungkapkan, animo pencaker untuk mengikuti pelatihan hampir sama dibanding tahun lalu. Rata-rata, peserta seleksi pelatihan kerja usia produktif kerja.

Selain pelatihan pencari kerja, Disnaker membuka peningkatan pelatihan pekerja. Adapun, syaratnya adalah harus memiliki pengalaman minimal dua tahun di masing-masing bidang, usia maksimal 45 tahun, status bekerja di perusahan Batam, dan ada surat dari perusahaan yang bersangkutan.

”Untuk pelatihannya ada 31 jenis pelatihan yang kita siapkan,” pungkas Rudi.

Arif, salah satu pencari kerja mengaku tertarik dengan pelatihan ini. Sebab, selain mendapatkan sertifikat, pelatihan ini juga bisa menambah keterampilan dirinya. ”Biar tambah mudah mencari kerja juga,” harapnya.

Warga Batuaji itu mengaku, proses seleksi pelatihan tenaga kerja itu cukup menguras pikiran. Sebab, ada puluhan pertanyaan dan soal tertulis yang diberikan di pelatihan. ”Mudah-mudahan lulus seleksi ini. Cukup sulit pertanyaannya, tapi dibawa santai saja,” pungkas pria 18 tahun tersebut. (*/jpg)

Update