batampos.co.id – Belasan karyawan Hotel Nagoya Plasa menggelar aksi demo di depan hotel, Senin (1/2/2021).
Karyawan ini kemudian menyegel seluruh akses jalan dan pintu masuk menuju hotel.
”Ada belasan karyawan datang sebentar saja. Lalu menutup ini (jalan dan pintu masuk),” ujar penjaga hotel yang enggan menyebutkan namanya di lokasi seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Pria ini menjelaskan, aksi tersebut dilakukan karyawan untuk menuntut hak atau pesangon mereka.
Sebab, sejak karyawan diberhentikan pada Juli 2020 lalu, belum
ada solusi dari manajemen hotel.

”Saya dengar mereka minta pesangonnya. Tadi ada manajemen yang datang, lalu setelah berbicara langsung bubar,” katanya.
Informasi yang didapatkan, Hotel Nagoya Plasa yang berada di Jalan Imam Bonjol, Lubukbaja, ditutup sejak 22 Juli 2020.
Saat itu, manajemen hotel memberhentikan seluruh karyawan.
”Iya sudah ditutup. Semua karyawan sudah diberhentikan,” ujar saah seorang karyawan yang dulunya menjabat sebagai marketing.
Wanita ini menjelaskan, sebelum resmi ditutup, hotel tersebut sepi pengunjung. Apalagi sejak pandemi Covid-19 melanda.
”Setelah hotel tutup, belum ada pembicaraan (pesangon). Pihak menajamen bilang terkait masalah ini akan menyusul,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini seluruh properti hotel tetap berada di dalam gedung. Sementara gedung berlantai VII ini masih dijaga pihak sekuriti.
”Gedungnya masih ada yang jaga,” tutupnya.
Pantauan di lokasi, seluruh akses jalan menuju hotel disegel menggunakan pita. Di parkiran hotel, terlihat 2 unit mobil operasional hotel, sedangkan di dalam hotel masih ada beberapa properti.(jpg)
