batampos.co.id – Pascapilkada Bintan dan Kepulauan Riau (Kepri), beredar kabar sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan berkeinginan pindah ke Pemerintah Provinsi

Kepulauan Riau (Kepri). Alasannya karena ingin mengabdi ke Gubernur Kepri terpilih, Ansar Ahmad. Seperti diketahui, Ansar Ahmad merupakan mantan Bupati Bintan yang menjabat selama dua periode.

Bupati Bintan, Apri Sujadi ketika ditanya hal ini mengaku belum ada. Dia bahkan tidak memberikan izin atau reko- mendasi jika ada pejabatnya yang akan eksodus ke provinsi. ”Saya tidak kasih, saya tidak izin, tergantung kebutuhan,” ujarnya.


Dia juga menyampaikan, akan melakukan mutasi pejabat di lingkungan Pemkab Bintan, salah satunya karena ada 8 jabatan eselon 2 yang kosong.

”Ya kita tunggu regulasi dan aturan, mutasi baru bisa kita lakukan paling cepat 6 bulan setelah pelantikan,” ujarnya.

Karena ada 8 jabatan eselon II yang kosong, dia juga akan berkoordinasi dengan Kemendagri dalam upaya meningkatkan kinerja pegawai di lingkungan Pemkab Bintan.

Sebelumnya, Sekda Bintan, Adi Prihantara mengatakan, akan melaksanakan lelang jabatan mengingat ada beberapa jabatan yang kosong dan saat ini dijabat sekretaris atau asisten.

Awalnya dia menyebut, lelang jabatan akan dilakukan Juli 2021, namun mengingat ada surat edaran dari KemenPAN RB terkait adanya pemangkasan eselon, maka lelang jabatan akan dilaksanakan secepatnya.

Seperti diketahui, jabatan eselon 2 yang kosong saat ini antara lain Kadisperindag, UKM dan Koperasi, Kepala Kesbangpol dan Kepala Bapelitbang, Kepala BPBD dan Kepala Badan Pengelolaan Retribusi Pajak Daerah. (*/jpg)