batampos.co.id – Am, 15, remaja yang dicabuli Zh, 34, ayah tirinya hingga hamil di Batuaji, terpaksa dilarikan ke rumah sakit, Rabu (3/2) lalu. Kondisi kesehatannya menurun sebab kandungannya bermasalah. Dia masih dirawat hingga Kamis (4/2) kemarin.
Kanit Reskrim Polsek Batuaji, Iptu Thetio, menuturkan kandungan remaja yang masih aktif sebagai pelajar SMP ini, kondisinya lemah karena usianya yang masih cukup belia serta harus berhadapan dengan tekanan batin akibat perbuatan ayah tirinya tersebut.
Demi keselamatan, penyidik membawanya ke rumah sakit untuk mendapat penanganan yang tepat. ”Drop dia karena masalah yang menimpanya. Kandungannya pun lemah karena baru dua bulan. Sudah dua hari di rumah sakit,” kata Thetio kepada Harian Batampos, Kamis (4/2).
Sebelum dilarikan ke rumah sakit, sambung dia, kesehatan Am memang sudah dalam kondisi drop. Selain malu karena dia masih berstatus sebagai pelajar aktif, dia juga dikucilkan oleh keluarga dari ayah tirinya karena pelaku ditahan dan diproses hukum oleh polisi.
”Belakangan dia juga ditekan sama keluarganya karena kasus ini kami proses dan menahan ayah tirinya. Dia semakin stres, jadi terganggu kesehatannya termasuk kandungannya,” tutur Thetio.
Bahkan, kata Thetio, Am sempat meminta agar kandungannya digugurkan. ”Tapi kami beri pengertian ke dia supaya tetap tenang. Kami juga sudah koordinasi dengan KPPAD (Komisi Pengawasan dan Perlindungan Anak Daerah) dan KP2A (Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak) untuk penanganan anak ini lebih lanjut,” ujarnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Polsek Batuaji menangkap Zh, warga Bukit Tempayan karena mencabuli anak tirinya, Am, sampai berulang kali hingga korban hamil 2 bulan.(*/jpg)
