Jumat, 3 April 2026

Wali Kota Menjawab Isu Kena Covid-19 sehingga Tak Divaksin

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, tak memberikan jawaban jelas saat disinggung mengenai isu
bahwa dirinya pernah terkena Covid-19 sehingga tak divaksin
tahap awal seperti pimpinan dan pejabat daerah lainnya.

”Tidak divaksin pun ada (imun) di tubuh saya. Kan tidak perlu saya luruskan, nyatanya sehat. Kalau kena Covid, yang penting sehat. Nyatanya saya sehat,” jawab Rudi, saat ditemui di kantor
DPRD Batam, Kamis (4/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Saat dikonfirmasi ulang apakah dirinya merupakan penyintas Covid-19, Rudi kembali memberikan jawaban yang tak tegas.

”Kalau iya kenapa dan kalau tidak pun kenapa,” katanya sembari
meninggalkan awak media.

Sebelumnya, Rudi sudah dua kali gagal divaksin Covid-19, saat acara seremoni vaksin tahap awal bagi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat dan agama.

Petugas medis saat memeriksa tensi darah Wali Kota Batam, Muhamamd Rudi, ketika hendak divaksinasi Covid-19 pada tahap kedua. Namun Wali Kota batam kembali gagal divaksinasi karena tekananan darahnya yang masih tinggi. Foto: Pemko Batam

Pada vaksin pertama yang diadakan pada Jumat (15/1) lalu, ia tak jadi divaksin karena tensi darahnya tinggi.

Kemudian, saat vaksinasi kedua pada Jumat (29/1/2021) lalu, Rudi kembali gagal divaksin dengan alasan serupa, tensi tinggi.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho, mengatakan, mestinya Rudi menjadi contoh seluruh masyarakat agar mau divaksin.

Mengenai wali kota tidak bisa divaksin karena tensi yang tinggi, Tumbur mengungkapkan bahwa hal itu merupakan manusiawi.

Namun, ia mempertanyakan, kenapa permasalahan tensi yang tinggi itu tidak bisa diatasi sejak vaksinasi tahap pertama hingga tahap kedua.

Ia melanjutkan, setelah beberapa hari dilakukan vaksinasi pertama, seharusnya ada beberapa proses yang bisa dilakukan oleh Rudi agar tensi turun dan menjadi salah satu penerima vaksin.

”Kita tidak tahu juga, tensi itu bisa akibat tekanan kerja atau yang lain. Tapi itu semua bisa dipulihkan,” tuturnya.

Pasalnya, sambung Tumbur, vaksinasi kepada Rudi merupakan suatu hal yang penting karena masyarakat berharap agar Rudi sebagai pemimpin di Kota Batam bisa menjadi contoh.

”Seharusnya dengan alasan kesehatan ini, harusnya ada keterbukaan juga, apa sebenarnya masalah kesehatannya,” tegas Tumbur.(jpg)

Update