Kamis, 7 Mei 2026

Pengusaha Batam Desak Pemerintah Buka Layanan Vaksin Mandiri

Berita Terkait

batampos.co.id – Kalangan pengusaha di Batam mendesak pemerintah agar segera menerapkan kebijakan vaksin mandiri. Tujuannya, agar program vaksinasi bisa berjalan cepat dan merata. Dengan demikian, perekonomian pun bisa cepat pulih.

”Kami ingin lingkungan kami segera bersih dari Covid-19. Satu-satunya cara yakni dengan vaksinasi mandiri,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri, Cahya, dikutip dari Harian Batampos, Minggu (7/2).

Program vaksinasi yang saat ini dijalankan pemerintah, tampaknya belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat. ”Contohnya, dalam perusahaan ada 100 karyawan, tapi yang baru dapat undangan hanya tiga atau empat orang saja. Karyawan yang lain mau tunggu sampai kapan,” katanya, lagi.

Cahya yakin, manajemen perusahaan di Batam sanggup untuk membiayai vaksin mandiri karyawannya. ”Kalau manajemennya kuat, bisa vaksin serentak. Tapi yang namanya kemampuan pengusaha itu berbeda-beda. Untuk mengatasinya, banyak siasat yang bisa dilakukan,” tuturnya.

Salah satu caranya, vaksinasi mandiri bisa jadi tanggung jawab karyawan atau manajemen. Atau pemerintah bisa membantu. ”Untuk yang mampu, tidak perlu dibantu,” ungkapnya.

Pemerintah bisa membantu dengan menetapkan rumah sakit dan layanan kesehatan lainnya yang dapat melakukan vaksinasi mandiri. Begitu juga dengan batas harganya. ”Tarif tidak boleh dimainkan,” tegasnya.

Langkah ini dinilai tepat oleh Cahya, karena jika perusahaan yang mengusahakan sendiri vaksinnya, maka terlalu berisiko.

”Karena di pasaran banyak beredar vaksin yang palsu. Makanya lebih baik satu pintu saja dari pemerintah. Jika sudah ditetapkan, maka perusahaan bisa ke rumah sakit yang ditetapkan pemerintah,” paparnya.

Pada intinya, kata Cahya, pengusaha mendesak pemerintah segera melakukan vaksinasi mandiri. ”Jangan tunda lagi. Kalau tidak jelas, mau sampai kapan kami menunggu dipanggil,” terangnya.(*/jpg)

 

Update