Rabu, 6 Mei 2026

Ribuan Tenaga Kesehatan di Batam Tidak Divaksin

Berita Terkait

batampos.co.id – Ada sekitar seribuan lebih tenaga kesehatan
(nakes) di Kota Batam yang tidak divaksin Covid-19.

Padahal, mereka menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19 dan memiliki potensi tinggi terpapar virus.

Ketua Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi, mengatakan,
seribu lebih tenaga medis di Batam itu tidak divaksin karena berbagai alasan.

”Mereka ada yang penyintas, ibu menyusui, sedang dalam program hamil dan komorbid, itu tidak boleh dilakukan vaksinasi,” ujar Didi, Senin (8/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Dilanjutkan Didi, jumlah tenaga kesehatan yang telah dilakukan vaksinasi pada tahap satu, mencapai 63 persen atau dengan sasaran sebanyak 7.874 orang, yang divaksin sebanyak 4.949 orang, tidak diberikan sebanyak 1.024 orang, ditunda 559 orang,
belum divaksin 1.342 orang dan kejadian ikutan pasca imuniasai (Kipi) 19 orang.

Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun Hakim saat menerima vaksinasi Covid-19. Ada sekitar seribuan lebih tenaga kesehatan (nakes) di Kota Batam yang tidak divaksin Covid-19. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Kemudian, untuk dosis tahap dua, realisasinya baru mencapai 26 persen atau dengan sasaran sebanyak 4.949 orang, yang telah divaksin sebanyak 1.304 orang, tidak diberikan 48 orang, ditunda 44 orang, belum divaksin 3.553 orang dan kipi 7 orang.

”Untuk vaksinasi ini terus berjalan sampai dengan saat ini dan belum ditemukan adanya efek samping dari vaksinasi ini,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Batam juga sudah mempunyai pengukur antibodi sebagai langkah pengecekan efektivitas dari vaksinasi.

Dimana, mereka yang telah divaksin akan diukur kadar antibodinya satu bulan setelah dilakukan vaksinasi.

Jika pengukur antibodi mencatat 250, Didi mengatakan, seseorang itu telah mendapatkan perlindungan sebesar 70 persen.

Sementara, jika terinveksi Covid-19, maka akan menimbulkan gejala yang sangat ringan.

”Jadi, vaksin dosis kedua ini menambah antibodi. Vaksinasi dosis pertama hanya tahan 3-6 bulan, setelah dosis kedua bisa sampai 1 tahun,” imbuhnya.(jpg)

Update