batampos.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen memaksimalkan potensi benur lobster hingga dapat dikonsumsi. KKP menegaskan, tak ingin lagi benur lobster Indonesia dinikmati oleh negara lain, terutama Singapura dan Vietnam.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengaku, selama ini Indonesia telah terlena akan sumber daya yang melimpah hingga enggan untuk menciptakan nilai tambah. Oleh karenanya, dirinya yakin, dengan potensi dan keterampilan yang dimiliki, budi daya lobster bisa menjadi produk unggulan Indonesia.

“Jadi, jangan lagi yang menikmati lobster itu adalah Singapura dan Vietnam. Selama ini kita itu sudah dininabobokkan, diambilin terus sama Singapura, lalu dikirim ke Vietnam,” ujarnya dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (9/2).


Trenggono memaparkan, selama ini Indonesia hanya memperoleh nilai kecil dari ekspor benur lobster. Padahal, nilai yang dapat diperoleh ketika sudah dibudidaya jauh lebih besar.

“Hanya melepas uang Rp 23.000 per ekor sebagai basic price lobster pasir, lalu yang mutiara Rp 70.000 per ekor. Kalau ditahan sampai 1 tahun, bisa 1 Kg bisa Rp 1 juta lebih,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jika budi daya lobster berhasil, maka akan tercipta mata rantai untuk komoditas lain. Sehingga pada akhirnya membuahkan pemasukan bagi para pembudi daya.

“Bayangkan kalau 1 tahun itu, dihitung cost-nya, mulai dari mata rantai kepiting sampai budidaya kerang hijau sebagai makanannya lobster, itu juga mata rantainya banyak, ini juga kerja semua. Nah kalau dihitung itu cost-nya menurut saya paling hanya 30 persen dari selling price produk yang sudah jadi. Tahanlah sedikit. Yakin saya nanti akan ada pengusaha-pengusaha lobster sukses di Indonesia,” paparnya.

Trenggono menambahkan, dalam 3 tahun ke depan dirinya akan fokus menciptakan pembudi daya lobster yang sukses di Indonesia. Pihaknya juga akan menggandeng pengusaha dalam mengembangkan budi daya lobster.

“Itu menjadi satu obsesi saya dalam 3 tahun 10 bulan sampai 2024 harus terlahir itu, entah 3 atau 4 pengusaha hebat itu akan saya bimbing,” pungkasnya.(jpg)