Kamis, 16 April 2026

Bandara Hang Nadim Ditetapkan Sebagai Bandara Tangguh

Berita Terkait

batampos.co.id – Bandara Internasional Hang Nadim Batam dicanangkan sebagai bandara tangguh karena telah menerapkan protokol kesehatan (Protkes) yang ketat kepada setiap pekerja dan para calon penumpang di area tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, yang hadir dalam peninjauan tersebut langsung melakukan peninjauan penerapan protkes dan pemberian tali asih ke kantor karantina, perwakilan petugas Avsec, taxi bandara, porter, cleaning service di bandara ini.

Wakil Wali Kota mengapresiasi TNI -Polri yang terus aktif berupaya menekan penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan program Kampung Tangguh.

“Kami mengapresiasi Kapolres dan rekan FKPD yang bahu membahu melakukan gerakan bersama agar Covid-19 diminimalisir, dapat kita cegah dan yang terpapar bisa kita sembuhkan,” ujarnya.

Ia bersyukur kerja sama tersebut dapat menekan penyebaran pandemi Covid-19 di Batam.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad dan Kapolresta Barelang saat mengecek penerapan Protkes di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Hal ini tercermin dari angka warga yang terpapar Covid-19 menurun bahkan tingkat kesembuhan meningkat. Sehingga jumlah pasien Covid019 yang saat ini dirawat terus berkurang dalam seminggu terakhir.

“Kami telah evaluasi dan hasilnya diketahui memberikan harapan yang menggembirakan. Tinggal 209 yang masih dalam perawatan, tugas kita bagaimana ini bisa sembuh dan yang terpapar baru dapat kita cegah,” harapnya.

Harapan yang menggembirakan ini, lanjut Amsakar, merupakan buah kolektivitas melawan Covid-19.

Program Kampung Tangguh sudah di sejumlah lokasi, seperti di perumahan KDA hingga Kampung Tangguh Nelayan Rumput Laut Pulau Amat Belanda, Belakangpadang.

Amsakar bersama Kapolresta Barelang, Kombes Yos Guntur, juga meninjau langsung penerapan protkes di bandara.

“Hasil survei kami, mulai masuk penumpang dan kedatangan pengecekan suhu tubuh, didata, singkatnya semua melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Sebagai daerah lalulitas orang dan barang, kendali ini yang kita harus lakukan,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini, Amsakar mengungkapkan Pemko Batam dan FKPD akan mengaktifkan kembali operasi yustisi.

Bahkan intensitasnya ditingkatkan yang biasanya dua kali sepekan menjadi empat kali, setiap pelanggar akan ditindak.

“Kami juga sudah berdiskusi dengan FKPD tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat mikro. Kami sudah rembuk saya sudah panggil camat, Kapolres sudah bicarakan dengan jajarannya begitu juga Dandim,” katanya.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Yos Guntur menyampaikan program kampung tangguh berskala nasional dan diterapkan di beberapa lokasi, termasuk di titik pelayanan publik.

“Ini lokasi yang ke 12, kami bersama wali kota, wakil wali kota dan Dandim serta stakeholder terkait beberapa kali bersama turun,” ujarnya.

Kapolresta Barelang mengajak semua pihak harus tetap semangat memutuskan mata rantai covid 19 dengan saling mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Update