batampos.co.id – Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS) mulai dipadati penumpang, Jumat (12/2/2021). Pada libur panjang Imlek ini, penumpang masih didominasi oleh pelayaran domestik ke sejumlah daerah di wilayah Kepri.
Kepala Pengelola PDS, Sohirnadi, membenarkan jika pada beberapa hari terakhir terjadi peningkatan jumlah penumpang.
Puncak penumpang tercatat pada Rabu (10/2/2021) dengan jumlah penumpang mencapai 2.071 orang.
Kemudian, pada Kamis (11/2/2021), jumlah penumpang di PDS sebanyak 2.041 orang.
Sedangkan pada hari Selasa (9/2/2021) atau tiga hari jelang Imlek, jumlah penumpang yakni 1.120 orang.
”Ada peningkatan namun belum signifikan. Untuk hari ini (kemarin) belum kita rekap,” ujar Sohir.

Menurutnya, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya atau sebelum adanya pandemi Covid-19, jumlah penumpang di PDS mengalami penurunan 60 persen hingga 70 persen.
Bahkan, lanjut Sohir, sebelum momen Imlek, jumlah penumpang di pelabuhan hanya berkisar antara 500 sampai 800 penumpang.
Kondisi yang sama juga terlihat pada terminal kedatangan penumpang.
”Cuma dua hari terakhir ini saja jumlahnya di atas 2.000
penumpang,” ucapnya.
Disebutkan Sohir, sejauh ini, tidak ada persiapan khusus PDS jelang Imlek.
Hanya, sejumlah perbaikan fasilitas pelabuhan sudah dimulai, terutama dalam mengantisipasi jika ada lonjakan pen-
umpang.
”Kalau persiapan khusus enggak ada, cuma kami saat ini menambah lima orang personel sebagai antisipasi lonjakan saja,” bebernya.
Selain itu, perbaikan fasilitas juga dilakukan pada selasar
pejalan kaki yang ada di pelabuhan.
Selanjutnya, dalam rangka kedatangan dan keberangkatan penumpang, sejumlah fasilitas pendukung lainnya seperti gedung, juga sudah dipersiapkan.
Sementara itu, terkait kewajiban rapid test antigen di PDS, diwajibkan bagi penumpang yang hendak keluar provinsi, sementara bagi mereka yang masih dalam provinsi cukup melampirkan surat kesehatan.
”Ya kita jalankan sesuai surat edaran,” pungkasnya.
Andi, seorang penumpang, mengaku sengaja memanfaatkan liburan Imlek untuk pulang ke daerah asalnya di Tanjungbalai Karimun.
Warga Batam Center itu mengatakan, hampir setiap tahun ia pulang ke Tanjungbalai untuk merayakan momen Imlek bersama keluarga.
”Habis ibadah di Batam, langsung ke Tanjungbalai, keluarga sudah menunggu di sana,” katanya.(jpg)
