Senin, 6 April 2026

Pergerakan Pesawat Menurun, BP Batam Khawatir

Berita Terkait

batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai khawatir terhadap jumlah pergerakan pesawat yang fluktuatif tapi cenderung menurun dalam tujuh tahun terakhir di Bandara Hang Nadim Batam.

Direktur Bandan Udara Hang Nadim dan Teknologi Informasi Komunikasi BP Batam, Amran, mengatakan, tahun lalu, pergerakan pesawat terjun bebas karena pandemi Covid-19.

”Dalam tujuh tahun terakhir, pergerakan pesawat mengalami penurunan secara drastis. Di 2020, malah terjun bebas,” kata Amran, Minggu (14/2).

Sebagai bukti, ia paparkan datanya. Di 2013, jumlah pergerakan pesawat sebanyak 36.770. 2014 sebanyak 39.797. Pada 2015 sebanyak 41.078. Selanjutnya di 2016 sebanyak 48.620. Lalu, 2017 sebanyak 45.452. Selanjutnya, di 2018 sebanyak 42.513. Pada 2019 sebanyak 42.513 dan 2020 sebanyak 24.749.

Sementara itu, untuk rata-rata pergerakkan pesawat per hari, di 2013 mencapai 101, 2014 mencapai 109, 2015 mencapai 113, 2016 mencapai 133, 2017 mencapai 133, 2018 mencapai 124, 2019 mencapai 100. Sementara itu, di 2020 mencapai 60.

Amran kemudian memaparkan data pergerakan penumpang di Bandara Hang Nadim. Di 2013 mencapai 4.212 orang. 2014 mencapai 4.773 orang. 2015 mencapai 5.031 orang. 2016 mencapai 6.136 orang. 2017 mencapai 6.326 orang. 2018 mencapai 5.623 orang. 2019 mencapai 4535 orang, dan tahun lalu mencapai 2468 orang.

Amran juga memaparkan jumlah pergerakkan kargo dari 2013 hingga 2020, terdiri dari barang yang datang ataupun pengiriman barang keluar. Pada 2013, jumlah barang datang sebanyak 22.874 ton, sementara yang keluar sebanyak 12.559 ton. Di 2014 jumlah barang datang sebanyak 23.058 ton dan barang keluar sebanyak 10.058 ton.

Lalu, 2015 barang datang sebanyak 26.244 ton sementara barang yang keluar 12.091 ton. Selanjutnya, 2016 jumlah barang datang sebanyak 27.762 ton sementara barang yang keluar 15.408 ton.

Kemudian, 2017 barang datang sebanyak 27.469 ton sementara barang yang keluar 20.853 ton. Pada 2018 barang datang sebanyak 28.830 ton sementara barang yang keluar 28.060 ton.

Berikutnya, 2019 barang datang sebanyak 18.298 ton sementara barang yang keluar 25.482. Dan terakhir, tahun lalu, barang datang sebanyak 14.183 ton sementara barang yang keluar 15.448 ton. (*/jpg)

Update