batampos.co.id – Perkembangan kasus Covid-19 berdasarkan peta zonasi risiko di Kota Batam menunjukkan hasil yang semakin menggembirakan. Ada perubahan signifikan pada zona merah dan oranye.

Ketua Bidang Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam, dr Didi Kusmarjadi, SPoG, menyebutkan, hingga Minggu (14/2), dari sembilan kecamatan di mainland, lima di antaranya yakni Batuaji, Sagulung, Seibeduk, Nongsa, dan Batuampar berubah menjadi zona kuning. Sementara Kecamatan Sekupang, Bengkong, dan Lubukbaja zona oranye. Sisanya, Kecamatan Batam Kota masih zona merah.

”Kasus menurun jauh. Peta zonasi Kota Batam sudah jadi kuning, dari sebelumnya merah. Bahkan tinggal Kecamatan Batam Kota yang masih merah, sebelumnya Lubukbaja juga merah, tapi kini sudah oranye,” sebutnya dilansir Harian Batampos.


Sementara tiga kecamatan di hinterland Batam, berstatus hijau. Didi mengatakan, berbagai upaya penanganan terus dilakukan pemerintah daerah di dua kecamatan zona merah ini. Salah satunya dengan tetap mengingatkan masyarakat agar menjaga protkes.

”Ingat pesan ibu tetap menjaga 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas),” bebernya.

Didi juga menyampaikan, hingga 14 Februari 2021, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 5.524 atau 95,6 persen dari total 5.779 kasus. Selain itu, tingkat kasus aktif juga menurun menjadi 1,9 persen.

Disebutkan Didi, kemarin ada lima pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Namun yang sembuh lebih banyak, yakni 29 orang. Hingga kini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam telah memeriksa 25.335 reverse-transcriptase polymerase chain reaction (RT-PCR), dengan hasil 19.536 negatif dan 5.779 lainnya positif.

Sedangkan 29 sampel lainnya masih dalam proses. Sementara bila melihat jumlah yang sudah di-rapid test mencapai 34.255 orang dengan rapid test reaktif berjumlah 2.511 orang. (*/jpg)