batampos.co.id – Kecamatan Batam Kota menjadi satu-satunya kecamatan di Kota Batam yang masih berstatus sebagai zona
merah.
Hal itu berdasarkan peta zonasi yang dikeluarkan Satuan Tugas Covid-19 Kota Batam.
Camat Batam Kota, Aditya Guntur Nugraha, mengungkapkan, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tingkat mikro, gugus tugas Kecamatan Batam Kota bersama dengan TNI dan Polri, terus melakukan edukasi hingga operasi yustisi ke masyarakat.
Hal itu dilakukan sebagai upaya menekan laju perkembangan Covid-19.
”Dengan adanya instruksi Mendagri untuk beberapa provinsi yang PPKM, kita dengan TNI dan Polri bekerja sama. Terutama yang digagas oleh Kapolres membentuk kampung tangguh,” ujarnya seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.
Pria yang akrab disapa Adit itu melanjutkan, Wakil Wali Kota Batam, Amsakat Achmad, juga telah meminta untuk membentuk posko hingga ke tingkat RT/RW.
Dimana, sejauh ini, sudah ada tiga kampung tangguh yang telah diresmikan oleh Kapolres, Wakil Wali Kota dan Dandim di wilayah
Batam Kota.

Selain itu, kecamatan juga menginstruksikan kepada lurah untuk melakukan pemetaan perumahaan yang jumlah terkonfirmasinya masih cukup tinggi.
”Jadi, nanti kita konsolidasi sampai di tingkat RT dan RW
nya untuk mengagas kampung tangguh di tempat mereka.
Karena indikator yang utama banyak warga yang terpapar, apalagi Batam Kota kalau masalah Covid juaranya,” tuturnya.
Setelah dilakukannya pemetaan, mana perumahan yang akan menjadi skala prioritas untuk membentuk kampung tangguh.
Setelah dibentuk, nantinya akan ada unsur pimpinan Pemko Batam serta tokoh masyarakat untuk memotivasi masyarakat, keluarga dan lingkungannya untuk menerapkan protokol
kesehatan.
Ia melanjutkan, dalam Instruksi Mendagri, Kepri tidak termasuk dari 7 provinsi yang diprioritaskan untuk melakukan PPKM.
Meski demikian, pihaknya akan tetap melaksanakan instruksi tersebut.
”Kita terapkan di tempat kita karena di tempat kita banyak yang masih covid dan beberapa puluh lagi yang masih dirawat. Mudah-mudahan angka itu tidak naik lagi, itu yang kita tekan terus,” katanya.
Hingga Senin (15/2/2021), jumlah warga Kecamatan batam Kota yang masih dalam perawatan karena Covid-19 sebanyak 27 orang.(jpg)
