batampos.co.id – Pemko Batam melalui unit pelaksana teknis pengelolaan dana bergulir Badan Pengelolaan Keuangan Aset
Daerah (BPKAD) Kota Batam melakukan penurunan suku
bunga pinjaman dana bergulir.
Suku bunga dana bergulir yang sebelumnya ditetapkan 6 persen, turun menjadi 4 persen.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, dalam surat edaran menyebutkan, penurunan suku bunga pinjaman dana bergulir ini dalam upaya membantu pelaku usaha mikro koperasi guna mengembangkan usaha dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman dana bergulir dari pemerintah.
Langkah ini juga sekaligus mendukung program pemerintah pusat dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi rasional.
Pemerintah telah menetapkan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 tentang pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional dalam rangka mendukung kebijakan keuangan negara untuk penanganan Pandemi Covid-19, atau yang membahayakan stabilitas sistem keuangan serta penyelamatan ekonomi nasional.
Adapun ketentuan yang ditetapkan di antaranya, tingkat suku bunga yang awalnya 6 persen turun menjadi 4 persen.

Besaran pinjaman untuk usaha mikro maksimal Rp 100 juta. Besaran pinjaman untuk koperasi maksimal Rp 300 juta.
Jaminan berupa sertifikat tanah dan bangunan yang berada di
wilayah Kota Batam.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (KUKM) Kota Batam, Suleman Nababan, mengatakan, sejauh ini ada ribuan usaha kecil menengah yang jadi binaan Dinas KUKM
Batam.
”Tentu langkah ini (penurunan suku bunga, red) angin segar bagi para pelaku usaha kecil di Batam,” katanya.
Namun, informasi mengenai dana bergulir ini, Suleman mempersilakan masyarakat langsung mendatangi Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD).
Sementara itu, Robert, salah satu pelaku usaha kecil menengah berharap mendapat bantuan dana bergulir ini. Terlebih, suku bunga yang diberikan rendah.
”Baru dapat informasi. Secepatnya akan saya urusa,” ungkap Robert.
Hal senada juga dikatakan Imron, pelaku usaha air minum isi ulang di Tiban, Sekupang.
”Karena banyak yang belum tahu, kalau melihat kondisi saat ini tentu akan sangat membantu para pelaku UMKM,” katanya.
