batampos.co.id – Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Batam menerbitkan 361 surat nelayan di sejak awal tahun 2021.

Kasubag Tata Usaha (TU) UPT Perikanan Kota Batam, Zulhijah Mansur, mengatakan, surat nelayan merupakan rekomendasi yang diperuntukkan bagi nelayan yang akan mengambil Bahan Bakar Minyak bersubsidi.

Surat rekomendasi pengambilan BBM bersubsidi itu bertujuan agar nelayan dapat memperoleh bahan bakar untuk mesin saat akan melaut.


“Kuota BBM-nya beda-beda, sesuai jenis mesin. Kalau mesinnya besar, misalnya 50 PK, kuotanya semakin banyak,” kata Zul, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Ilustrasi nelayan. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Bagi nelayan yang ingin mengurus surat nelayan, harus melengkapi persyaratan. Mulai dari kepemilikan kapal, bukti pendaftaran kapal, KTP Batam dan beberapa isian formulir lainnya.

Dijelaskannya, dari 361 pemilik surat nelayan yang diterbitkan, sebanyak 225 di antaranya izin rekomendasi pengambilan pre-
mium. Sisanya, rekomendasi pengambilan BBM solar.

Meski sudah mengeluarkan surat rekomendasi BBM, kata dia, Dinas Perikanan tetap turun melakukan monitoring ke lapangan
untuk melakukan pengawasan.

“Tetap kita akan awasi penggunaan BBM-nya, jika disalahgunakan, maka kita beri sanksi tegas. Izinnya kita cabut,” tegas Zul.(jpg)