Senin, 4 Mei 2026

Anggaran Revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di Belakang Padang Rp 3,8 miliar.

Berita Terkait

batampos.co.id – Tahun ini, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belakangpadang akan direvitalisasi.

Dana revitalisasi didapat dari Kementerian PUPR senilai Rp 3,8 miliar.

“Mudah-mudahan membawa manfaat bagi Kota Batam,” ucap Kepala DLH Batam Herman Rozie, Rabu (17/2/2021).

Ia menyebutkan, revitalisasi TPST ini diikuti harapan untuk mencegah aktivitas buang sampah di laut yang akhirnya membuat laut tercemar.

Terlebih jika sampah tersebut sampah sulit urai seperti plastik dan styrofoam.

“Apalagi kita ketahui, Belakangpadang merupakan daerah pariwisata. Pulau ini bersejarah yang sering dikunjungi wistawan mancanegara,” imbuhnya.

Menurutnya, KemenPUPR sudah menandatangani kontrak. Kini selanjutnya, DLH menyiapkan rencana pemindahan sampah dari lokasi eksisting ke TPA Punggur.

Kadis DLH Batam Herman Rozie (kemeja putih) berbincang dengan Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kepri Albert Rheinaldo serta Camat Belakang Padang Yudi Admaji, belum lama ini. Foto: Pemko batam untuk batampos.co.id

Terkait ini, DLH selanjutnya mengajukan izin membawa alat berat yang akan dibawa ke Belakangpadang ke Kantor Beacukai, untuk diketahui Belakangpadang tidak termasuk dalam FTZ.

Sampah dari sana nanti akan dibawa ke Telaga punggur menggunakan moda laut.

“Setelah lokasi sekarang bersih, pengerjaan langsung dilakukan dan perlu waktu hingga 3 sampai empat bulan hingga selesai,” papar dia.

Revitalisasi TPST ini diajukan 2020 lalu, Pemko Batam melalui DLH Batam terus berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, seperti yang dilakukan tahun-tahun sebelumnya.

Kota Batam juga pernah dibantu pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur senilai Rp 23 miliar.

“Tahun 2020, dari dana DAK pariwisata juga kita dibantu alat berat, pickup dan lainnya dengan nilai Rp 7 miliar,” imbuhnya.(*/esa)

Update