batampos.co.id – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam belum menentukan kuota pasti pembelian premium menggunakan kartu kendali.
Meski begitu, rencana pembelian premium dengan kartu kendali pada awal Maret tetap diterapkan.
Namun, yang membingungkan, pendaftaran juga dilakukan pada awal Maret.
Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, timnya belum final menentukan kuota pembelian premium menggunakan kartu kendali.
Penentuan kuota pun masih dirapatkan dan diharapkan bisa final sebelum akhir bulan Februari ini.
“Untuk kuota masih belum final. Kami masih rapat sekali dua hari, namun untuk kuota pasti belum final,” terang Gustian seperti yang diberitakan Harian Batam Pos, Rabu (17/2/2021).

Kuota premium yang direncanakan bisa diisi 30 liter per hari menggunakan kartu premium, dibatalkan.
Sebab, jumlah kendaraan roda empat 2.000 cc ke bawah cukup banyak, ditambah kendaraan roda dua dan kebutuhan nelayan.
Sehingga, dikhawatirkan jika kuota 30 liter premium per hari, tidak akan tercukupi dengan kuota premium Kota Batam yang ditetapkan sebanyak 147 ribu KL.
“Takutnya tidak cukup, makanya kami sedang hitung berapa jumlah kendaraan roda empat yang memang bisa mendapatkan kartu kendali. Untuk jumlah kuota kendaran roda empat, sempat disebut 20 liter, roda dua 5 liter. Namun itu masih belum final, mungkin berkurang, bertambah atau lainnya,” jelas Gustian.
Ditegaskan Gustian, pihaknya akan membuka pendaftaran kartu kendali pada awal Maret. Selain pendaftaran, pelaksanaan penggunakan kartu kendali akan langsung pada hari itu juga.
“Jadi sistemnya daftar dan langsung aktif. Jadi berlaku kartu kendali juga pada awal Maret sama dengan pendaftaran,” tegas Gustian.
Untuk pendafataran, lanjut Gustian, akan ditempatkan di beberapa lokasi sehingga tak ada antrean.
Bahkan, pendafataran juga bisa dilakukan secara online.
“Mudah-mudahan tak ada kendala, katena niat kartu kendal untuk membantu kondisi masyarakat Batam yang sedang kesulitan ekonomi,” ujar Gustian.(jpg)
