batampos.co.id – Seorang warga Tanjunguban, Bintan, inisial Ras, dimakamkan secara protokol Covid-19 di TPU Taman Firdaus, daerah Kebun Lima, jalan raya Lobam, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Selasa (16/2).

Wanita berusia 64 tahun ini sempat dirawat di RSUD Engku Haji Daud (EHD) selama tiga hari dan rumah sakit di Tanjungpinang selama satu hari. Setelah dimakamkan secara protokol Covid-19, Rabu (17/2), hasil PCR menyatakan negatif Covid-19.

Kadis Kesehatan Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, ada satu warga Tanjunguban meninggal dunia, Selasa (16/2). ”Ya meninggal tanggal 16 Februari,” ujarnya.


Dia mengatakan, wanita itu memiliki gejala batuk, demam dan sesak, namun tidak memiliki riwayat perjalanan dari luar daerah.

Berdasarkan data di Dinkes Bintan, sampai Jumat (19/2), jumlah kasus Covid-19 di Bintan mencapai 635 kasus. Meningkatnya kasus Covid-19, membuat Gama terus mengingatkan ke masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dengan mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, memakai makser ketika berada di luar rumah, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Hal itu dilakukan sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19. (*/jpg)