batampos.co.id – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Batam mengklaim, tak ditemukan lagi titik api di sekitar gunungan sampah yang sebelumnya terbakar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telagapunggur, Nongsa.

Padahal sebelumnya diprediksi, bara api yang membakar hingga bagian dalam timbunan sampah tersebut, baru akan padam dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala Damkar dan Penyelamatan Kota Batam, Azman, mengatakan, kebakaran di TPA Telagapunggur berbeda penanganannya dengan kebakaran di daerah lain.


Dimana, api dipadamkan dengan cara ditimbun menggunakan
tanah.

”Hari ini (kemarin) saya dapat laporan, sudah bisa diatasi, sebab pemadamannya juga berbeda dengan tempat lain (ditimbun tanah),” katanya, Senin (21/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) telaga Punggur, Nongsa, Selasa (16/2/2021). Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Menurutnya, dalam pemadaman api, Damkar dibantu satuan pemadam kebakaran dari BP Batam dan Polresta Barelang.

Selain itu, pihaknya juga dibantu oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam.

”Artinya pada saat menerima laporan (terbakar), kita langsung keroyok bersama-sama. Termasuk Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air dalam menyediakan alat beratnya,” sebut Azman.

Dua pos pemadaman kebakaran diterjunkan ke lokasi yakni Pos Damkar Seipanas serta Pos Damkar yang ada di Kabil, Nongsa.

Untuk kondisi saat ini, lanjutnya, tidak ada lagi api atau asap di lokasi karena sepenuhnya dipadamkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, mengatakan, adapun langkah-langkah pencegahan kebakaran di TPA Telagapunggur yang dilakukan ialah dengan mengetatkan pengawasan dan patroli dari Satgas TPA.

Pihaknya juga menambah mesin pompa air untuk antisipasi api yang selalu muncul, terutama saat musim kemarau, dan banyaknya gas methana dari tumpukan sampah yang menggunung.

Tak lupa, DLH Batam juga mengimbau kepada pemulung dan Satgas yang ada di TPA untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

”Tiga poin ini sebagai langkah kita untuk mengantisipasi kebakaran di sana, hal ini penting mengingat musim kemarau
saat ini sangat rentan terbakar,” ujarnya.

Diketahui, kebakaran besar terjadi di TPA Telagapunggur, Selasa (16/2) lalu.

Sehari setelahnya, DLH Batam bahkan memprediksi kebakaran di area tersebut dapat berlangsung lama, karena api membakar hingga ke bagian dalam gunungan sampah, yang makin disulut dengan adanya gas metana di bawah timbunan sampah tersebut.(jpg)