batampos.co.id – Apin, 44 ditemukan tewas gantung diri di rumah kontrakan Pelantar Mami Jalan Tambak Tanjungpinang, Minggu (21/2) malam. Belum diketahui penyebab korban nekat menghabisi nyawanya sendiri.

Kejadian itu diketahui saat pemilik kontrakan mencium bau menyengat di sekitar rumah kontrakan. Setelah ditelusuri, bau tersebut berasal dari rumah korban. Pemilik lantas meminta tetangga sekitar untuk mendobrak pintu rumah korban.

”Setelah pintu terbuka, dia (korban) gantung diri,” kata Ako, tetangga korban.


Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan identifikasi, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi, ditemukan seutas tali yang digunakan korban untuk mengakhiri hidupnya.

Saat ditemukan, keadaan korban sesuai dengan ciri-ciri bunuh diri. Menurutnya, korban diduga tewas satu hari sebelum ditemukan. Hal tersebut diperkuat dengan bau menyengat yang keluar dari tubuh korban. ”Murni bunuh diri. Belum diketahui penyebab korban nekat bunuh diri,” kata Rio.

Dari keterangan saksi, korban telah belasan tahun tinggal di rumah tersebut seorang diri. Selain itu, diketahui korban telah berpisah (cerai) dengan istrinya yang kini berada di Batam.

”Kami sudah menghubungi keluarga dekatnya untuk mengurus jenazah korban,” tutup Rio. (*/jpg)