batampos.co.id – Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam, melakukan uji coba auto gate system atau sistem gerbang otomatis di Pelabuhan Batuampar.

Auto gate system sendiri merupakan fasilitas pelabuhan yang menggunakan sistem otomasi sehingga pengguna jasa yang akan masuk dan keluar dari area pelabuhan, akan terekam secara otomatis di sistem tanpa perlu mengantre, yang kerap menyebabkan kemacetan di ruas jalan Batuampar.

Auto gate system ini akan terhubung dengan aplikasi milik Bea Cukai, sehingga nantinya tidak perlu lagi ada pengecekan manual oleh petugas di pos keluar,” ujar Direktur Badan Usaha Pelabuhan (BUP) BP Batam, Nelson Idris, baru-baru ini, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Nelson menambahkan, penerapan otomasi melalui auto gate system ini, diharapkan dapat menjawab keluhan para pengguna jasa yang selama ini harus mengantre panjang di pos pemeriksaan Bea Cukai saat kegiatan bongkar muat sedang padat di Pelabuhan Batuampar.

Selain itu, kata Nelson, auto gate system ini juga dapat meningkatkan sistem keamanan pelabuhan karena tak semua
kendaraan dapat bebas lalu lalang di pelabuhan yang telah menerapkan ISPS code ini.

Ilustrasi. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea Cukai Batam, melakukan uji coba auto gate system atau sistem gerbang otomatis di Pelabuhan Batuampar. Foto: Ceep Mulyana/Batam Pos

”Sistem ini mengharuskan pengguna jasa untuk mengurus pass tahunan terlebih dahulu, baru mendapatkan kartu pass yang bisa digunakan untuk masuk dan keluar lewat auto gate system ini.
Sehingga dengan penerapan auto gate system ini, ISPS code juga kita jalankan,” imbuhnya.

Perbaikan sarana itu dilakukan melalui uji coba pengembangan auto gate system yang telah dipasang pada Jumat (19/2/2021).

Uji coba dilakukan Tim Piloting BLE Bea Cukai Batam dan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam.

”Kami melakukan uji coba sistem auto gate serta sarana pendukung lainnya seperti ruangan kerja para instansi terkait dan lokasi pemeriksaan barang oleh Bea Cukai nantinya,” kata Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam, Susila
Brata.

Susila menjelaskan, saat ini terdapat tiga ruas jalan di Pelabuhan Batuampar. Satu ruas pintu masuk ke arah Terminal Batuampar saat ini untuk keperluan lain-lain.

Seperti, akses keluar masuk pegawai Bea Cukai, BP Batam,
Karantina, Penumpang Pelni, dan pemangku kepentingan
lainnya.

Ada juga jalan utama berupa satu ruas pintu masuk sebagai gate in ke Pelabuhan Batuampar.

Kemudian, satu ruas pintu yang memiliki lebar dua ruas jalan sebagai gate out dari Pelabuhan Batuampar.

Pada kedua gate tersebut, telah terpasang palang otomatis yang memudahkan para pengendara sarana pengangkut darat.

Hanya saja, saat ini proses gate in dan gate out masih secara manual oleh petugas Bea Cukai. Hal ini karena belum adanya sosialisasi kepada pihak perusahaan bongkar muat yang ada di Batam.

Nantinya, sosialisasi akan diadakan oleh Badan Usaha Pelabuhan BP Batam sekaligus melakukan input data perusahaan bongkar muat ke dalam kartu tapping.(jpg)