batampos.co.id – PT Adhya Tirta Batam (ATB) berhasil membuktikan diri menjadi perusahaan air minum terbaik hingga saat ini.

Kiat sukses ATB 25 tahun mengelola air, ditularkan melalui pemberian bimbingan ke Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) di Palembang.

“Jajaran Direksi, Manajemen dan semua personil ATS menyambut baik bimbingan yang diberikan ATB. Proses bimbingan sudah berjalan 15 Februari 2021 hingga 2 bulan kedepan,” ucap Tim Pembimbing ATB, Roni Hartawan Ariyanto, Selasa (23/2/2021)

Secara luas, bentuk bimbingan yang diberikan ATB merupakan model kerangka penerapan sistem manajemen mutu. Tidak hanya terbatas untuk satu bidang, namun sistem diberikan secara menyeluruh mulai dari Operation, Pelayanan hingga sistem Sumber Daya Manusia (SDM).

“Bimbingan tahap awal ini memberikan kerangka penerapan sistem manajemen mutu, apabila ATS membutuhkan hal-hal teknis atau tenaga ahli yang khusus dibidangnya. Dari ATB akan siap mengirim tenaga profesional,” sebut Roni.

Lebih spesifik, bimbingan yang diberikan ATB adalah tentang penerapan sistem manajemen mutu sesuai dengan persyaratan ISO 9001:2015.

Tim Pembimbing PT Adhya Tirta Batam (ATB), Roni Hartawan Ariyanto saat berdiskusi dengan tim inti Adhya Tirta Sriwijaya (ATS). Foto: ATB untuk batampos.co.id

Dengan tujuan membantu ATS dalam manerapkan sistem manajemen mutu yang terintegrasi dengan sistem bisnis ATS.

“ATS sebagai bagian dari ATB grup tengah mempersiapkan Sistem Penyediaan Air Minum Regional (SPAM) Regional, kerjasama sistem terpadu untuk optimisasi pelayanan air bersih dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan,” ucapnya.

Berjalannya pembekalan bimbingan yang diberikan ATB, diharapkan bisa meningkatkan sistem yang sudah dibangun di ATS dengan tujuan pelayanan pelanggan bisa semakin meningkat.

“Mereka berharap apa yang sudah ATB jalankan selama ini dengan mapan bisa di terapkan di ATS,” ucap Roni.

Atensi yang diberikan ATB bertujuan melakukan analisa resiko terhadap semua proses bisnis yang ada di ATS.

Lebih utamanya meningkatkan budaya sistem manajemen mutu bagi semua personil yang ada di dalam lingkup ATS.

“Melalui bimbingan ini bisa meningkatkan kepercayaan terhadap ATS terhadap semua pemangku kepentingan di Sumatera Selatan, maupun secara umum pihak yang berkepentingan,” tambah Roni.

Kesempatan bimbingan bersama ATB ini juga diberikan semua persyaratan ISO. Mulai dari bagaimana menganalisa kebutuhan dan harapan pelanggan terkait dengan faktor eksternal dan internal.

Faktor tersebut dapat mempengaruhi perusahaan, hingga bagaimana melakukan peningkatan penerapan sistem manajemen mutu dilingkungan perusahaan.

“Artinya ATB sangat siap memberi asistensi terhadap ATS, bahkan klausul 4 hingga klausul 10 sistem manajemen mutu ISO 9001:2015 diberikan asistensi, sesuai dengan pengalaman ATB dalam menerapkan sistem manajemen mutu,” ucap Roni.

Bimbingan yang diberikan ATB diharapkan bisa berjalan dengan baik. Semua personil ATS lebih antusias menerima bimbingan.

Dengan harapan sistem menajemen mutu di ATS bisa semakin ditingkatkan dan level penerapan sistem manajemen mutu antara ATB dan ATS sama.

Pembimbingan yang dilakukan ATB terhadap ATS merupakan salah satu contoh sekaligus peran ATB untuk turut membantu penyehatan sejumlah perusahaan air minum agar mendapatkan pelayanan yang baik.

Melalui sistem teknologi terkini SPARTA terintegrasi, ATB terbuka untuk membantu pengembangan-pengembangan di PDAM Indonesia.(*)