batampos.co.id – Pemko Batam dan para pemangku kebijakan (stakeholder) diminta segera turun tangan untuk mengendalikan harga bahan-bahan kebutuhan pokok yang melambung tinggi di awal tahun.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, Rahmad Iswanto, mengatakan, seluruh pemangku kebijakan terkait harus segera mengontrol harga kebutuhan pokok saat memasuki bulan Ramadan pada pertengahan April mendatang.

Mengingat, pada awal Januari tahun ini, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Batam mengalami inflasi hingga 0,68 persen.


Komponen bahan pangan yang menjadi penyumbang kenaikan harga tersebut seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, sayur, bayam dan kangkung.

”Sehingga menyebabkan inflasi yang bisa dibilang tidak rendah namun juga tidak cukup tinggi,” ujar Rahmad, usai mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (23/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Angka tersebut, sambung dia, merupakan angka inflasi tertinggi jika dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Untuk itu, ia mengingatkan kepada semua pihak terkait agar bisa mengontrol harga kebutuhan pokok saat memasuki Ramadan.

Sebab, pada momen tersebut, permintaan terhadap bahan kebutuhan pokok semakin meningkat.

”Pandemi belum berakhir saat ini, tetapi kegiatan ekonomi masyarakat tetap berjalan dan menggeliat kembali di 2021,” tuturnya.

Dilanjutkan Rahmad, jika dikelompokkan, inflasi di Januari 2021 ini disebabkan naiknya kelompok bahan makanan, minuman dan tembakau yang naik sebesar 2,65 persen, sementara kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran, naik sebesar 1,82 persen.

Kemudian, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,39 persen, kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,20 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, naik sebesar 0,04 persen.

Meski demikian, pihaknya juga bersyukur inflasi sepanjang tahun 2020 berhasil dikendalikan sebesar 1,12 persen (yoy).

Sejumlah warga memilih cabai di pasar Mega Legenda Batam Center. BPS Kota Batam mengingatkan agar pengambil kebijakan segera melakukan upaya pengendalian harga sembako jelang Ramadan. Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

”Namun, yang menjadi tantangan adalah bagaimana menjaga inflasi ini tetap terkendali ke depannya,” kata Rahmad.

Belum lama ini, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, menjamin ketersediaan bahan pokok dan komoditas bahan pangan lainnya. Gustian juga menjamin tidak ada lonjakan harga.

”Harga tetap normal dan stabil, tak ada kenaikan lagi. Karena memang stok masih banyak, jadi tak mungkin tiba-tiba menaikkan harga,” terang Gustian.

Untuk harga cabai, lanjutnya, dipastikan dalam waktu dekat akan turun. Sebab, sudah ada distributor lainnya dari organisasi pertanian Indonesia yang memasok cabai ke Batam.

”Seperti yang saya bilang kemarin, ada organisasi tani yang membantu memasok cabai ke Batam, dan sebagian cabai sudah datang,” imbuhnya.

Dalam beberapa waktu ke depan, cabai itu akan dipasok ke pedagang. Namun, untuk tahap awal ini, cabai akan dipasok ke Pasar TPID 2 Dreamland, Marina.

Sehingga dipastikan, harga cabai di pasar tersebut lebih murah dibanding pasar lainnya.

”Jadi, pedagang yang mau ambil cabai, bisa ambil di Pasar TPID, harganya lebih murah. Sekarang untuk sementara disimpan di dua ruko di kawasan tersebut,” pungkas Gustian.

Sementara itu, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak semua pemangku kepentingan bersama-sama menjaga kekompakan dalam mengendalikan inflasi.

Pasalnya, inflasi yang stabil merupakan prasyarat mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, inflasi perlu dikendalikan. Terlebih lagi, ditengah merosotnya ekonomi Batam dampak dari pandemi Covid-19.

”Mari jaga terus kekompakan untuk selalu komitmen dalam mengendalikan inflasi Batam,” katanya.

Rudi mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, memberikan dampak terhadap ekonomi dan daya beli masyarakat.

Maka itu, perlu dilakukan upaya-upaya untuk mejaga daya beli masyarakat tetap terjaga.

Karena itu, setiap kebijakan yang dikeluarkan Pemko Batam saat ini mengarah pada kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Sehingga, ekonomi bisa bergerak dan daya beli masyarakat tidak menurun.

”Karena itu, saya sampaikan terima kasih atas komitmen dan kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini,” katanya.

Pemko Batam, dijelaskannya, saat ini juga terus melakukan upaya penanganan Covid-19 dengan cepat.

Sehingga diharapkan, jumlah kasus Covid-19 bisa terus menurun setiap harinya.

”Mudah-mudahan bisa segera selesai Covid-19, sehingga pemulihan ekonomi bisa berjalan dengan cepat,” katanya.(jpg)