batampos.co.id – Rapat persiapan penerapan kartu kendali untuk pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di Kota Batam, masih rutin digelar.

Meski begitu, kuota pembatasan pembelian maksimal premium menggunakan kartu tersebut, belum juga ditentukan.

Padahal, pembelian pakai kartu kartu kendali direncanakan efektif mulai awal Maret mendatang.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengaku optimistis pelaksanaan kartu kendali bisa diterapkan awal Maret nanti. Menurutnya, pihaknya tengah mempersiapkan proses penerapan kartu kendali tersebut.

”Insya Allah penerapan Maret itu tetap terlaksana, kami masih rapat. Karena banyak teknisnya yang memang harus dipersiapkan,” ujar Gustian, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Yang masih menjadi kendala saat ini, lanjut Gustian, adalah penentuan batasan kuota pembelian menggunakan kartu kendali.

Ilustrasi. Antrean kendaraan bermotor di salah satu SPBU di Batam. Disperindag Kota Batam mulai menerapkan penggunaan kartu kendali BBM jenis premium mulai awal Maret 2021. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Berapa banyak kuota yang bisa didapatkan untuk satu kendaraan per harinya. Mengingat, kebutuhan premium tak hanya untuk pengendara bermotor, baik itu roda dua dan empat, tetapi juga untuk nelayan.

”Nah, sudah sering rapat, tapi batasan kuota ini yang belum ketemu. Sebab kuota 147 ribu kiloliter (kl) untuk Kota Batam harus dibagi dengan baik, agar nanti tak kekekurangan,” jelas
Gustian.

Menurut dia, jumlah kendaraan roda empat di bawah 2.000 cc dan yang memenuhi standar untuk mendapatkan kartu kendali yang belum ditemukan.

Sebab, datanya tidaklah sedikit dan harus diverifikasi lagi.

”Nyangkutnya itu di kendaraan roda empat, karena jumlahnya cukup banyak,” terang Gustian.

Meski begitu, Gustian yakin rencana penerapan kartu kendali pada awal Maret bisa berjalan lancar.

Termasuk juga, proses pendaftaran yang juga dilakukan pada awal Maret.

”Nah, untuk teknisnya ini yang masih dibicarakan, mudah-mudahan berjalan lancar sampai hari H.”

Gustian juga mengatakan, saat ini pihak bank yang diajak kerja sama yaitu BRI, sudah mendatangkan lebih dari 50 ribu kartu kendali dari Jakarta.

”Untuk pendaftaran, ini dibagi per tahap atau bagaimananya nanti kami rapatkan lagi,” pungkas Gustian.

Untuk diketahui, syarat utama kendaraan roda empat yang bisa mengisi premium harus di bawah 2.000 cc, sedangkan untuk kendaraan roda dua di bawah 160 cc.

Data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kepri, terdapat 123.153 unit kendaraan roda empat yang di bawah 2.000 cc. Semua kendaraan yang mendaftar kartu kendali pajaknya juga harus aktif.(jpg)