Minggu, 3 Mei 2026

Tahun Ini, 135 Paket Kegiatan Dilaksanakan di Kecamatan Sagulung

Berita Terkait

batampos.co.id – Tahun 2021 Kecamatan Sagulung mendapatkan 135 paket kegiatan pembangunan dari Pemko Batam.

Camat Sagulung, Reza Khadafi, mengatakan, jumlah tersebut cukup besar dan diharapkan pada 2022 pembangunan di Kecamatan Sagulung semakin banyak.

“Berbagai pembangunan ini, perlahan tapi pasti membuat wajah Sagulung semakin baik,” ujarnnya saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2022 tingkat Kecamatan Sagulung Rabu (24/2/2021) malam.

Ketua LPM Sagulung, Irwan Ibrahim, menyampaikan hal serupa. Kata dia, Sagulung kini telah banyak kemajuan. Ruas jalan yang sebelumnya berlumpur telah disemenisasi.

Kemudian fasilitas kesehatan dan pendidikan juga terus bertambah.

“Memang pembangunan belum lengkap, tapi Sagulung kini tidak serepot tahun-tahun yang telah lalu,” imbuhnya.

Harapan agar pembangunan dapat terus dilakukan di Sagulung tergambar dari harapan perwakilan seluruh LPM kelurahan. Mereka meminta pembangunan fisik, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, memahami semangat masyarakat menuju Batam lebih baik yang tergambar dari usulan-usulan tersebut.

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad Saat menghadiri Musrenbang tingkat Kecamatan Sagulung. Foto: Pemko Batam

Menurutnya, semangat yang sama juga ada dalam diri Wali Kota Batam Muhammad Rudi dan dirinya.

Namun, keterbatasan anggaran membuat pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas, terlebih kini Pendapatan Asli Daerah (PAD) Batam berkurang karena didera Pandemi Covid-19.

“Hal ini semua kembali ke anggaran, maka dari itu perlu skala prioritas,” imbuh Amsakar.

Merujuk pada paparan Camat Sagulung, Amsakar menyebutkan di tengah keterbatasan yang ada, ia mensyukuri tahun ini Kecamatan Sagulung mendapaykan pembangunan hingga 135 paket kegiatan.

Kata Amsakar, pembangunan Batam tak boleh berhenti. Karena itu pihaknya tak patah arang mengarahkan semua potensi untuk membangun Batam semakin maju ke depan.

“Lima tahun yang telah kami jalankan, kalau kami terjebak pada rutininas wajah kota ini tak berubah. Efisiensi belanja pegawai kami lakukan, perjalana dinas kami pangkas, rapat dan konsumsinya kami kurangi dan lain sebagainya,” ujarnya.

Semua hal ini dilakukan tanpa harus menghilangkan tanggung jawab wajib seperti pendidikan, kesehatan hingga pembangunan yang berkaitan langsung dengan masyarakat.

“Alhasil, makanya bisa jalan dibangun, masjid Sultan Mahmut Riayat Syah terbangun hingga dana PIK yang naik setiap tahunnya,” tambah dia.

Pembangunan Batam kata dia, juga dibackup dana dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Anggaran BP Batam ditujukan untuk membangun sejumlah infrastruktur yang berkaitan dengan kegiatan investasi.

Dana Pemerintah Provinsi dan pemerintah pusat juga dikejar untuk melengkapi pembangunan di Batam.

“Alhamdulillah tahun ini saja, 15 proyek strategis yang dilakukan diluar PIK ini. Enam dari Pemko Batam, tujuh dari BP Batam, dan dua dari KemenPUPR,” ungkap dia.

Ia memaparkan di antaranya yakni; pembangunan Jalan yang menghubungkan Batamcenter dan Bengkong via Ocarina, yang disertai jogging track hingga jalur sepeda.

Jalan dari Batuamapr hingga Kodim, bertahap hingga Simpang Kepri Mall. Simpang di dekat Dutamas, Simpang Barelang atau Tembesi yang merupakan akses menuju Rempang Galang, Simpang Basecamp yang menghubungkan Sagulung, Batuaji dan Sekupang.

Pembangunan dua jalur dari Seitemiang ke Simpang Basecamp, Simpang seiharapan ke pelabuhan sekupang, Simpang Komplek Industri Taiwan ke Batubesar hingga ke arah Polda Kepri.

Belum lagi pembenahan bandara, hingga pelabuhan, hingga KEK kesehatan di RSBP Batam.

Flyover kedua di Simpang Kepri Mall juga terus dikoordinasikan ke pemerintah pusat dan juga Jembatan Batam Bintan.

“Bisa kita bayangkan moleknya Batam ke depan, Sagulung juga akan molek. Makanya kami ajak mari bersatu padu membangun Batam ini,” jelasnya.(*/esa)

Update