batampos.co.id – Satu dari 12 kecamatan di Kota Batam kembali berstatus zona merah pada peta risiko Covid-19 di Kota Batam. Adalah Kecamatan Batam Kota, yang sebelumnya sempat berubah jadi zona oranye kini kembali jadi zona merah. Artinya, wilayah tersebut memiliki potensi tinggi penyebaran virus yang menyerang saluran pernapasan tersebut.

Sementara itu, Kecamatan Seibeduk yang sebelumnya zona kuning, juga naik menjadi zona orange. ”Ada penambahan empat kasus terkonfirmasi positif dari Batam Kota,” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, Kamis (25/2).

Bertambahnya jumlah pasien Covid-19 di Batam Kota, memang menjadi salah satu penyebab kecamatan ini berstatus zona merah. Empat pasien baru ini merupakan kasus terkonfirmasi tanpa gejala. Dengan penambahan empat kasus baru ini, tercatat jumlah kasus positif di Kota Batam sudah mencapai 5.858 orang dengan 5.618 di antaranya dinyatakan sembuh dan 151 orang meninggal serta 86 pasien lainnya masih dalam perawatan.


Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Batam mencapai 95,9 persen dengan tingkat kematian 2,578 persen dan tingkat kasus aktif 1,519 persen.

Kadinkes juga mengimbau masyarakat pentingnya menerapkan 5M. Yakni, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilisasi.

Hingga kini, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam telah memeriksa 25.977 RT PCR, dengan hasil 20.053 negatif dan 5.858 lainnya positif, sedangkan 63 sampel lain masih dalam proses.

Sementara bila melihat jumlah warga yang sudah dirapid test mencapai 34.485 orang dengan hasil rapid test reaktif berjumlah 2.581 orang. Bila berdasarkan kelompok umur, usia 26 sampai 35 tahun masih jadi usia tertinggi kasus Covid-19 di Batam. Disusul usia 36-45 tahun dan usia 17 tahun sampai 25 tahun.

Sementara itu, pasien yang masih mendapat perawatan tercatat, ada satu pasien di Kecamatan Batuampar, Sekupang dengan tujuh orang, Batuaji empat orang, Sagulung delapan orang, Seibeduk 11 orang, Bengkong dengan tujuh orang, Lubukbaja dengan 17 orang, Nongsa lima orang, Bulang satu orang, dan Batam Kota 27 orang pasien. (*/jpg)