batampos.co.id – Kalangan pengusaha di Batam menaruh harapan besar kepada Gubernur dan Wakil Gubernur baru Kepri, Ansar Ahmad-Marlin Agustina.

Harapan itu terletak pada semangat memulihkan perekonomian, sehingga diharapkan bisa memantik kebangkitan investasi di Kepri.

”Harapan kami saat ini adalah agar gubernur terpilih pro dunia usaha dan mampu merebut momentum kebangkitan investasi di Kepri,” kata Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing, Kamis (25/2/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Menurut Tjaw, saat ini Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang Cipta Kerja telah diterbikan.

Antara lain, peraturan pelaksana yang terkait langsung dengan perizinan berusaha, seperti PP 5/2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, PP 6/2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, PP 10/2021
tentang Bidang Usaha Penanaman Modal, dan PP 41/2021 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Perdagangan Bebas (KPBPB).

”Tentu semua proses perizinan mengalami penyederhanaan persyaratan dasar dan dapat dilakukan secara online,”
ucapnya.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad didampingi Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina menyampaikan sambutannya setelah prosesi Tepuk Tepung Tawar di Gedung Daerah Tanjungpinang, Jumat (26/2/2021). (Foto:HumasPemprov)

Dengan proses yang serba digital ini, Tjaw berharap agar jaringan internet di Kepri juga ditingkatkan dalam sisi kecepatan dalam mengakses data.

”Karena kita juga sudah berada di dalam generasi industri 4.0. Hal terpenting adalah bagaimana Kepri bisa ikut andil dalam program pemulihan ekonomi nasional di masa pandemi Covid 19
ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam, Rafki Rasyid, berharap ada perubahan besar dalam tata kelola pelayanan publik di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dengan kepemimpinan gubernur baru ini.

”Terutama dalam hal perizinan berusaha dan perizinan investasi yang menjadi kewenangan Pemprov. Kami harapkan menerapkan pola manajemen pemerintahan yang modern dan transparan.
Supaya muncul kepercayaan di kalangan investor dan calon investor yang akan berinvestasi di Kepri,” tuturnya.

Kepri membutuhkan iklim berusaha dan iklim investasi yang baik. Apalagi dengan integrasi tiga kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, yakni Batam, Bintan, dan Karimun.

Maka peran gubernur akan lebih banyak lagi dalam kaitannya dengan investasi.

”Akhirnya kami ucapkan selamat kepada Pak Ansar dan Bu Marlin yang dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, hari ini (kemarin, red). Apindo akan mendukung dan bekerja sama dengan beliau-beliau untuk pembangunan Kepri ke depannya,” ungkapnya.(jpg)