batampos.co.id – Pemko Batam mendata, ada 6.389 tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19. Dari data ini, sebanyak 5.210 sudah mendapat vaksinasi dosis tahap kedua.

”Yang dosis tahap kedua sudah 85 persen. Sementara 221 tenaga kesehatan batal,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Bidang Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sementara itu, tenaga kesehatan yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama tercatat ada 6.389 orang, atau 97 persen dari jumlah 7.874 tenaga kesehatan.


Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun Hakim saat menerima vaksinasi Covid-19. Foto: BP Batam untuk batampos.co.id

Sedangkan 1.215 lainnya batal di vaksinasi. Sasaran tenaga kesehatan yang batal melaksanakan vaksinasi, sambung Didi, dikarenakan memiliki penyakit komorbid, penyintas Covid-19, ibu hamil, ibu menyusui, dan kondisi lain sesuai hasil skrining dari tim medis atau vaksinator.

Dalam pelaksanaan vaksinasi, pihaknya melibatkan sekitar 115 Fasilitas Kesehatan (Faskes) baik milik pemerintah maupun yang dikelola oleh pihak swasta.

Didi merinci, dari 115 faskes tersebut terdiri dari 21 unit puskesmas, 1 klinik KKP, 77 klinik swasta dan 16 rumah sakit pemerintah dan swasta.

Untuk proses vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan, lanjutnya, khusus tenaga kesehatan yang sudah menerima pesan singkat.Selain itu, mereka yang sudah terdaftar di laman pedulilindungi.id dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Jika belum terdaftar di laman pedulilindungi, maka melalui fasilitas kesehatan (faskes) dimana tempat nakes bekerja, dapat mendaftarkan secara kolektif.

“Kalau sudah terdaftar, nanti akan terima e-Card. Di situ nanti tertera lokasi untuk menjalani vaksinasi,” jelasnya.(jpg)