batampos.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Kot Batam dan Karimun menyerahkan 386 Kartu Indonesia Sehat (KIS) kepada kepala dan perangkat desa (KP Desa) di Kabupaten Karimun, Jumát (26/2) lalu.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam, Maihendra, kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun, Suwedi.

Maihendra mengatakan, keberadaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 119 tahun 2019 memberikan perubahan dalam hal penjaminan KP Desa.

Berdasarkan peraturan ini kata dia, pendaftaran KP Desa yang terdiri dari sekretariat desa, pelaksana kewilayahan, dan pelaksana teknis kini dilakukan secara kolektif oleh pemerintah daerah.

“Dulu kepala desa dan perangkat desa tersebar di segmen kepesertaan PPNPN, PBI, bahkan ada yang PBPU. Nah semenjak ada Permendagri 119 tahun 2019 ini berubah segmennya menjadi segmen PPU Kepala Desa dan Perangkat Desa. Dengan adanya segmen KP Desa, sekarang jadi jelas terdata baik KP Desa maupun keluarganya,” katanya.

Kepala Bidang Perluasan, Pengawasan, dan Pemeriksaan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Batam, Maihendra, menyerahkan KIS untuk Kepala dan Pernagkat Desa secara simbolis kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun, Suwedi. Foto: BPJS Kesehatan untuk batampos.co.id

Maihendra menjelaskan, 386 KIS yang diserahkan merupakan milik KP Desa beserta anggota keluarganya yang terdaftar per 1 Februari 2021.

Angka tersebut menurutnya, merupakan akumulasi dari 210 KP Desa yang berasal dari 35 desa yang ada di Kabupaten Karimun.

“Per 1 Februari terdapat 386 KP Desa beserta anggota keluarganya yang terdaftar di BPJS Kesehatan. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 35 desa dari 42 desa yang ada di Karimun. Sementara untuk 7 desa lagi akan aktif di bulan Maret,” kata Maihendra.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Karimun, Suwedi, mengatakan, di tahun 2020 dengan sistem yang lama hanya terdapat dua desa yang mendaftarkan KP Desanya.

Tahun ini seluruh KP Desa yang ada di Kabupaten Karimun dapat menjadi peserta JKN-KIS dengan iuran yang 4% nya ditangggung oleh pemerintah.

“Dulu hanya 2 (dua) desa saja yang mendaftar yakni Desa Batu Limau dan Desa Tulang. Sekarang 42 desa sudah didaftarkan semua oleh Pemda Kabupaten Karimun,” kata Suwedi.

Ia mengharap KIS kepala desa dan perangkat desa yang aktif per Maret nanti dapat segera didistribusikan.

Hal ini agar setiap KP Desa dapat segera memanfaatkan program JKN-KIS sebagai PPU KP Desa.

“Harapannya bisa segera diinput dan didistribusikan semua agar memudahkan kami juga dalam pemotongan gaji KP Desa, supaya seragam,” katanya.(*/esa)