Jumat, 24 April 2026

Januari 2021, Kunjungan Wisatawan Mancanegara Turun 89,05 Persen

Berita Terkait

batampos.co.id – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 89,05 persen dibandingkan dengan bulan Januari 2020, yaitu dari 1,29 juta kunjungan menjadi 141,26 ribu kunjungan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Suhariyanto, mengatakan, jika dibandingkan dengan Desember 2020, jumlah kunjungan wisman Januari 2021 mengalami penurunan sebesar 13,90 persen. Sebanyak 164,1 ribu. Apalagi dibanding Januari 2020 sebanyak 1,29 juta orang atau turun 89 persen.

Menurutnya, wisatawan mancanegara menurun langaran pandemi Covid-19 masih menggerogoti sektor pariwisata tanah air dan sektor terkait lainnya.

“Bisa diprediksi wisman masih turun karena pandemi ini memang membawa dampak luar biasa ke sektor pariwisata dan berbagai sektor pendukungnya,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Senin (1/3/2021).

Suhariyanto merincikan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia bulan Januari 2021 tercatat sebesar 30,35 persen atau turun 18,82 poin dibandingkan dengan TPK bulan Januari tahun 2020 yang mencapai 49,17 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, pada Desember 2020, TPK bulan Januari 2021 juga mengalami penurunan, yaitu sebesar 10,44 poin.

Ilustrasi. Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/ batampos.co.id

“Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama Januari 2021 mencapai 1,86 hari, atau terjadi penurunan sebesar 0,02 poin jika dibandingkan dengan rata-rata lama menginap di bulan Januari 2020,” tuturnya.

Sementara, berdasarkan pintu masuknya, jumlah wisman pada awal tahun ini mayoritas melalui pintu masuk darat, yakni 68 persennya.

Sedangkan yang berasal dari laut sebanyak 31 persen dan udara sebanyak 1 persen. Beberapa negara yang jadi pasar utama Indonesia masih melakukan pelarangan guna mencegah penularan Covid-19.

“Di beberapa negara Eropa juga masih lockdown karena adanya second wave,” ucapnya.

Wisman yang datang ke Indonesia pada bulan Januari 2021 paling banyak berasal dari Timor Leste dengan jumlah sebesar 75,14 ribu kunjungan.

Diikuti oleh kebangsaan Malaysia 48,30 ribu kunjungan. Sementara, kunjungan wisman tertinggi terjadi dari Papua Nugini 3,44 ribu kunjungan, Belanda 3,00 ribu kunjungan dan Singapura 2,35 ribu kunjungan. Lain-lainnya adalah sebanya 14,4 ribu.

“Timor Leste yang sumbanganya ke total wisman 53,2 persen. Jadi jumlahnya makin hari makin meningkat kalau Desember lalu kontribusinya 49,4 persen, di Januari ini jadi 53,2 persen,” jelasnya.

Sedangkan penurunan tertinggi jumlah kunjungan wisman pada Januari 2021 terhadap Januari 2020 tercatat pada wisman yang datang dari wilayah Timur Tengah dengan persentase penurunan sebesar 99,13 persen.

Jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada Desember 2020, penurunan tertinggi pada wisman yang datang dari wilayah Eropa dengan porsi penurunan sebesar 68,95 persen.

“Jadi pergerakan angka wisman ini jauh dari menggembirakan dan nampaknya sektor pariwisata butuh waktu yang panjang untuk recover. Semua tergantung penanganan Covid,” pungkasnya.(jpg)

Update