batampos.co.id – Dilansir dari Daily Express, Senin (1/3), Pakar Penyakit Hati, Profesor Kedokteran, Harvard Medical School, Boston Prof Dr Chopra Sanjiv mengatakan, peminum kopi memiliki tingkat enzim hati yang rendah di dalam darah. Para ahli menguji dua enzim hati ALT dan AST pada peminum kopi.

Penelitian menunjukkan bahwa peminum kopi memiliki lebih sedikit fibrosis hati (jaringan parut). Jadi peminum kopi memiliki tingkat enzim hati yang rendah karena fibrosis mereka lebih sedikit.

Arti dua cangkir kopi sehari

Kemudian sebuah penelitian di (jurnal) Gastroenterology bahwa orang yang minum dua cangkir kopi biasa sehari mengalami penurunan 50 persen dalam rawat inap dan kematian akibat penyakit hati kronis.

Banyak penelitian dan analisis meta telah menunjukkan bahwa orang yang minum dua cangkir kopi mengalami penurunan 40 persen kematian akibat kanker hati primer.

Ilustrasi kopi. (Foodal)

Ternyata peminum kopi juga memiliki risiko lebih rendah terkena empat kanker umum lainnya yakni kanker prostat metastatik, kanker usus besar, kanker kulit termasuk melanoma maligna kanker kulit yang sangat mematikan, dan kanker endometrium. Lalu risiko rendah penyakit Parkinson, risiko rendah penurunan kognitif dan demensia dini, serta risiko diabetes tipe 2 lebih rendah.

Kopi Untuk Gula Darah

Jika seseorang sudah mengidap diabetes tipe 2, dan mereka minum dua cangkir kopi sehari, teratur dan tanpa kafein, ada penurunan kematian kardiovaskular sebesar 30 persen. Dalam studi di New England Journal of Medicine mengatakan, pria dan perempuan yang minum kopi memiliki kematian total dan penyebab spesifik yang lebih rendah.

Kopi yang Bagaimana?

Menurut Prof Chopra, minumlah kopi biasa jika bisa. Dan jangan tambahkan krim atau pengganti gula. Maka tetaplah dengan memilih kopi hitam. Jika seseorang ingin mempermanisnya, tambahkan gula sedikit, jangan gunakan pengganti buatan.(jpg)