batampos.co.id – Penyidik KPK menggeledah Kantor Bupati dan Kantor BP Kawasan Bintan di jalan raya Tanjunguban, Kilometer (Km) 16, Toapaya, Bintan, Senin (1/3/2021).

Pengeledahan dimulai sekira pukul 08.20 WIB. Terlihat sejumlah penyidik memakai rompi khas KPK keluar masuk ruangan di belakang meja resepsionis.

Sementara itu, empat anggota polisi berjaga di dalam Kantor BP Kawasan Bintan saat pengeledahan berlangsung.


Dua diantaranya membawa senjata laras panjang. Selang 50 menit berjalan, Plt Ketua BP Kawasan Bintan, Saleh Umar tiba dengan berjalan kaki masuk ke gedung BP Kawasan Bintan.

Tidak lama, anggota 2 BP Kawasan Bintan, Yurioskandar tiba dengan mengendarai Toyota Innova BP 1477 DG.

Kemudian disusul Kabid Hukum dan Humas BP Kawasan Bintan, Alfeni Harmi tiba di kantor BP Kawasan Bintan.

Beberapa jam kemudian, anggota 4 BP Kawasan Bintan, Radif Anandra tiba di Kantor BP Kawasan Bintan dengan mengendarai Toyota Innova BP 1000 JR.

Sekuriti BP Kawasan Bintan, Ischak membenarkan adanya pengeledahan yang dilakukan KPK di Kantor BP Kawasan
Bintan.

Personel kepolisian berjaga-jaga di depan kantor BP kawasan Bintan saat petugas KPK melakukan penggeledahan. Foto: Slamet/Batam Pos

”Iya ada lima orang,” ujarnya, seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.

Sementara itu, pantauan di lokasi, 5 penyidik KPK yang mengeledah kantor BP Kawasan Bintan menaiki tiga mobil Toyota Innova BP 1525 PY, BP 1093 EM, B 1860 TMP.

Hingga sekira pukul 18.45 WIB, pemeriksaan masih berlangsung. Seorang penyidik KPK yang keluar sebentar dari kantor BP Kawasan sempat menjawab pertanyaan wartawan.

”Belum selesai masih lama, sampai malam,” ujar pria yang mengenakan kemeja biru putih berjalan ke arah Kantor Kejari
Bintan yang berada di sebelah kantor BP Kawasan Bintan.

Sementara itu, pengeledahan juga dilakukan penyidik KPK di Kantor Bupati Bintan, Bintan Buyu pada Senin (1/3/2021)
sekira pukul 09.00 WIB.

”Ya benar, ada pengeledahan dari KPK,” ujar seorang ASN.

Pemeriksaan dilakukan di ruang kerja Bupati Bintan di Bandar Seri Bentan, Bintan Buyu.

Sejumlah anggota polisi berjaga di depan ruang kerja Bupati Bintan dan depan gedung tersebut.

Pengeledahan di Kantor Bupati Bintan selesai sekira pukul 14.00 WIB.

Seperti diketahui, pengeledahan KPK diduga terkait kasus dugaan korupsi pengaturan barang kena cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Kabupaten
Bintan Tahun 2016–2018.

Buntut dugaan kasus ini, sejumlah pejabat Bintan dan BP Kawasan Bintan telah diperiksa KPK di Mapolres Tanjungpinang.

Sebelumnya, KPK telah memeriksa sejumlah pejabat Bintan antara lain, Edi Pribadi, Kadis Perpustakaan Bintan, Mardiah, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang merupakan mantan Ketua BP Bintan serta Sekwan Bintan, M Hendri dan Anggota 4 BP Kawasan Bintan, Radif Anandra.(jpg)