batampos.co.id – Upaya memulihkan sektor pariwisata dari efek Covid-19, masih butuh waktu panjang. Terlebih, mayoritas wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Batam selama ini berasal dari Singapura.

Sehingga, pembatasan keluar negera (lockdown) yang dilakukan negeri tetangga tersebut, benar-benar menutup keran kedatangan wisman ke Batam.

”Jumlah wisman ke Batam, di awal Januari 2021 lalu mencapai 260 kunjungan, mengalami penurunan 44,80 persen dibandingkan jumlah wisman di Desember 2020,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Batam, Rahmad Iswanto, Selasa (2/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Adapun, wisman Singapura yang berkunjung ke Batam, Januari lalu tidak ada sama
sekali. Bahkan, dari seluruh negara Asia Tenggara, hanya satu orang wisman Filipina yang berkunjung ke kota ini.

Ilustrasi. Wisatawan asal Singapura berfoto bersama dengan latar belakang landmark Welcome To Batam. Foto Diambil sebelum pandemi Covid-19. Foto: Dalil Harahap/ Batam Pos

”Jika dibandingkan Januari 2020, jumlah kunjungan wisman turun 99,83 persen sebagai akibat ditutupnya pintu masuk bagi semua wisman, dan masih berlakunya larangan be-
pergian yang berlaku di beberapa negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Batam berharap status Batam semakin stabil dalam pengendalian Covid-19.

”Sejauh ini memang bagus. Masih butuh proses panjang untuk menjaganya tetap stabil,” kata Ketua PHRI Batam, Muhammad Mansur.

Menurut Mansur, Batam ini merupakan salah satu hub Indonesia di bagian barat. Sehingga, dengan pengendalian Covid-19 yang baik, akan merepresentasikan Indonesia di mata negara tetangga terdekat, seperti Singapura dan Malaysia .

”Jadi, sekarang tinggal bagaimana antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura, saling meyakinkan agar program yang selama ini telah dirancang bisa berjalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut lagi, Mansur berharap agar Pemko Batam bisa mempertahankan upaya pengendalian Covid-19 yang menunjukkan tren menurun dalam beberapa waktu terakhir ini, hingga Batam benar-benar menjadi zona hijau.(jpg)