batampos.co.id – Manajer Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kabupaten Kepulauan Anambas, Hendrico, menyebut saat ini PLN wilayah Riau dan Kepri melalui Unit Pelaksana Pelayan Pelanggan (UP3) Tanjungpinang di tahun 2021 masih fokus untuk menutaskan ketersedian listrik di pedesaan.

Ada 10 desa di wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas yang saat ini belum berlistrik. Diketahui desa di daerah ini dipisahkan oleh laut dari pulau ke pulau.

“Desa yang belum berlistrik di wilayah PLN di Kabupaten Kepulauan Anambas yakni, Desa Telaga, Impol, Serat, Lingai, Air Putih, Mengkait, Kiabu, Munjan, Bayat dan Keramut,” ucapnya kepada batampos.co.id, Jumat (5/2/2021).


Masih kata dia, setelah di pedesaan itu tuntas dalam ketersediaan listriknya maka selanjutnya baru pihaknya bergerak melistriki di wilayah dusun di daerah ini.

Adapun wilayah dusun yang telah disurvei oleh pihaknya yaitu Dusun Sedak dan Dusun Buntun dan direncanakan baru akan diproses paling cepat di tahun 2022 -2023 mendatang.

Sementara itu, menurutnya, pekerjaan melistriki pulau-pulau cukup sulit, selain medan lokasi yang cukup jauh dan sulit untuk membangun infrastruktur kelistrikan juga membutuhkan anggaran yang besar.

“Namun PLN tetap komitmen untuk tetap menjalankan sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk melistriki nusantara.” kata dia. (fai)