batampos.co.id – Duta Besar RI di Havana Kuba, Nana Yuliana,  mengadakan pertemuan dengan sejumlah perusahaan ekspor-impor yang beroperasi di Haiti.

Pertemuan tersebut dalam rangka upaya perluasan pemasaran produk Indonesia di Haiti secara intensif.

Dari rilis yang diterima batampos.co.id, dalam kunjungan kerja di Haiti untuk menyerahkan copy surat kepercayaan Presiden RI kepada Presiden Republik Haiti, Jovenel Moise melalui Menteri Luar Negeri Haiti.


Dubes Nana telah mengadakan pertemuan dengan pengusaha dari Caribbean Grain Company S.A., Express Distribution Center, Elias Cassis dan Eddy Handal guna menjajaki peluang peningkatan masuknya produk Indonesia di pasar Haiti lebih besar.

Dalam kesempatan tersebut, Dubes Nana menyampaikan berbagai komoditas Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dipasarkan di Haiti.

Pembicaraan Dubes RI untuk Kuba, Nana (kiri) bersama Pengusaha Haiti. Foto: KBRI Kuba untuk batampos.co.id

Di antaranya adalah mi instan, tepung terigu, kertas, perabot, produk plastik, dan furnitur guna menarik minat pengusaha Haiti untuk bertransaksi dagang lebih besar lagi.

Total ekspor Indonesia pada bulan November 2020 meningkat yakni sebesar USD 140,635.7 Juta dibandingkan dengan tahun 2019 yang hanya mencapai USD 98,861.2 Juta.

Adapun impor dari Haiti mengalami penurunan pada tahun 2020 yakni sebesar USD 100.800 dibandingkan tahun 2019, sebesar USD 323.000.

Dari hasil pertemuan tersebut, diperoleh informasi dari seluruh pengusaha bahwa selama ini telah banyak produk Indonesia yang masuk di pasar Haiti dalam jumlah besar.

Di antaranya adalah susu kental manis, margarin dan minyak kelapa sawit.

Seluruh pengusaha menyampaikan bahwa setiap kali pengiriman bisa dilakukan lebih dari 20 kontainer barang dari Indonesia setiap bulannya.

Dubes Nana menyatakan bahwa neraca perdagangan tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan. Para pengusaha sampaikan keluhannya bahwa saat ini terdapat kendala kenaikan harga pengiriman kargo dikarenakan situasi pandemik Covid-19.

Disamping itu, juga terdapat peningkatan harga penjualan minyak kelapa sawit di seluruh dunia akibat tingginya permintaan.

Ke depannya, Dubes Nana merencanakan akan menyelenggarakan Indonesia–Haiti Business Forum untuk membangun jejaring dan one-on-one virtual meeting dengan pengusaha di Indonesia guna menghasilkan kesepakatan kerja sama perdagangan yang sesuai dan dibutuhkan di Haiti.(*)