batampos.co.id – Jus tomat kaya nutrisi dan rendah lemak dan kalori. Segelas jus tomat mengandung vitamin B1, B2, B3, B5, B6, K, potasium, zat besi dan lain-lain dalam jumlah yang cukup.

Menurut buku Healing Foods oleh DK Publishing House, satu gelas jus tomat mengandung 74 persen vitamin C harian yang dibutuhkan tubuh kita.

Oleh karena itu, para ahli kesehatan sering menyarankan untuk mengonsumsi jus tomat ke dalam menu makanan demi kesehatan.


Manfaat jus tomat dalam menurunkan berat badan dan mengatur tekanan darah bukan rahasia lagi.

Tomat kaya akan antioksidan yang membantu mengeluarkan racun dan mencegah tubuh kita dari peradangan dan kerusakan akibat radikal bebas. Tomat juga membantu mengelola kadar gula darah.

Ilustrasi. Jus tomat. Foto: Pixabay.com

Tomat merah menjadi tambahan yang luar biasa untuk diet diabetes. Menurut diabetesincontrol.com, jus tomat dapat membantu mengurangi risiko jantung pada penderita diabetes tipe-2.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, lebih lanjut menemukan bahwa minum jus tomat selama tiga minggu memiliki efek pengencer darah pada penderita penyakit tersebut.

“Jus tersebut mengurangi agregasi trombosit, kemampuan darah untuk membeku,” kata para peneliti seperti dilansir dari NDTV, Jumat (5/3).

Jus tomat kaya akan serat yang dapat membantu mengatur pencernaan dan pergerakan usus, mengandung beta-karoten, vitamin C dan E. Faktor-faktor ini membantu menjaga kolesterol terkendali, mendukung kesehatan jantung. dalam jus tomat juga membantu meningkatkan kesehatan mata.

Mengingat manfaatnya, jus tomat bisa dicanpur dengan mentimun, yogurt, dan air mint. Atau hanya sekadar diminum biasa saja asalkan jangan tambahkan gula atau pemanis buatan.(jpg)