batampos.co.id – Pada semester pertama 2021 akan dibuka pendaftaran program Prakerja untuk 2,7 juta orang.

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja menilai program mereka cukup sukses di 2020 lalu. Untuk itu mereka akan terus melanjutkan program itu tahun ini.

Keterangan tersebut disampaikan langsung Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari, kepada wartawan di Jakarta Kamis (4/3/2021).


Dia mengatakan, setelah sukses dilaksanakan pada 2020 lalu, pemerintah melanjutkan program Kartu Prakerja tahun ini.

’’Diawali dengan pembukaan gelombang ke-12 pada 23 Februari lalu,’’ katanya.

Dia menjelaskan rencananya pemerintah akan membuka pendaftaran untuk 2,7 juta orang penerima manfaat Kartu Prakerja di semester pertama 2021 ini.

Pemerintah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut untuk meningkatkan kompetensi sebelum melamar pekerjaan atau menjadi wirausahawan.

Kesuksesan program Kartu Prakerja diantaranya merujuk pada hasil Survei Badan Pusat Statistik (BPS) Agustus tahun lalu.

Diantara hasil surveinya menyatakan sebanyak 88,92 persen penerima manfaat Kartu Prakerja dapat meningkatkan keterampilan mereka.

Kemudian 81,24 persen penerima Kartu Prakerja mengatakan uang insentif yang diberikan pemerintah dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain itu juga untuk memulai usaha baru dan dijadikan sebagai tabungan selama masa pandemi Covid-19.

Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja juga sempat membuat survei evaluasi.

Diantara hasilnya 35 persen penerima manfaat yang Februari 2020 lalu masih menganggur, telah berhasil mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha sendiri.

Diantara platform resmi mitra pemerintah dalam program Kartu Prakerja adalah Sekolah.mu. COO Sekolah.mu, Radinka Qiera menuturkan program tersebut memiliki banyak manfaat bagi masyarakat.

Mulai dari pembekalan serta peningkatan kompetensi kerja. Kemudian juga ada alih kompetensi kerja bagi tenaga kerja.

Hasil evaluasinya selama ini tingkat penyelesaian peserta Kartu Prakerja yang memilih paket pelatihan di Sekolah.mu sangat tinggi.

’’Ini menunjukkan pelatihan-pelatihan yang ditawarkan mudah diikuti, menarik, dan bermanfaat,’’ katanya.

Catatan sepanjang 2020 lalu rata-rata tingkat penyelesaian pelatihan di platform mereka mencapai lebih dari 90 persen.

Peserta program Kartu Prakerja yang memilih Sekolah.mu mendapatkan pembelajaran yang berbasis kompetensi berasis data.

Kompetensi yang paling banyak berkembang dari para penerima kartu Prakerja adalah tingkat kemandirian dan orientasi tindakan.

Kedua kompetensi ini sangat penting untuk bekal para pengguna pelatihan saat ini.(jpg)