batmapos.co.id – Pelantikan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam terpilih, Muhammad Rudi-Amsakar Achmad sesuai hasil Pilkada 2020, berpotensi dipercepat menjadi 12 Maret
mendatang.

Jadwal itu lebih cepat dua hari dibanding pelantikan pasangan petahana tersebut pada 5 tahun lalu, yang kala itu dilantik pada 14 Maret 2016.

”Jadwalnya itu tanggal 14 Maret, (jatuh pada hari) Minggu. Kami surati Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kalau mungkin dimajukan ke tanggal 12 Maret, (hari) Jumat,” kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, di Hotel Marriot Harbour Bay, Sabtu (6/3/2021) seperti yang diberitakan Harian Batam Pos.


Ketua KPU Kota Batam, Herrigen Agusti, memberikan hasil pleno kepada Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad yang resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilwako Batam 2020 beberapa waktu lalu. Foto: Pemko Batam untuk batampos.co.id

Pelantikan sudah disepakati akan dilaksanakan di Kantor Gubernur Kepri di Dompak, Tanjungpinang.

”Untuk Maret ini, satu saja dulu yakni Pak Rudi. Kalau Natuna di Mei. Sedangkan di Karimun, masih menunggu putusan Mahkamah
Konstitusi (MK),” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota Tim Teknis Dewan Kawasan (DK) Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Taba Iskandar, mengatakan, pelantikan Rudi sebagai Wali Kota Batam, juga secara otomatis menjabat sebagai ex-officio Kepala BP Batam.

”Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 62/2019 tentang KPBPB Batam belum dicabut. Dengan demikian, maka secara otomatis ex-officio tetap berlaku,” ungkapnya.

Bahkan, dalam PP terbaru yakni PP Nomor 41/2021 tentang
KPBPB menyebut, PP terkait KPBPB seperti PP 62 masih berlaku sebelum integrasi KPBPB Batam, KPBPB Bintan dan KPBPB Karimun berlaku.

”Karena kalau tidak, akan ada kekosongan hukum nanti. Ini merupakan azas hukum. Kalau tidak dicabut (PP 62), maka masih berlaku,” ungkapnya.(jpg)